Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pimpinan MPR Desak Pemerintah dan Daerah Segera Rumuskan Pengembangan Kawasan Situs Patiayam sebagai Warisan Budaya dan Edukasi Nasional

📅 Senin, 24 Nov 2025, 02:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pimpinan MPR Desak Pemerintah dan Daerah Segera Rumuskan Pengembangan Kawasan Situs Patiayam sebagai Warisan Budaya dan Edukasi Nasional Doc: Antara
Ket. Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat.

Jakarta - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat meminta rencana lanjutan setelah ekskavasi situs Patiayam untuk segera dirumuskan dalam rangka pengembangan dan pelestarian kawasan situs purbakala yang berlokasi di wilayah Kudus dan Pati, Jawa Tengah.

"Ancaman dari alam yang sering berubah secara ekstrem dan masyarakat yang tidak peduli terhadap pelestarian benda-benda bersejarah di situs Patiayam harus disikapi bersama dengan langkah nyata," kata Lestari dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (23/11).

Hal itu disampaikan Lestari pada Forum Diskusi Aktual Berbangsa Bernegara (FDABB) dengan tema Memahami Situs Patiayam dalam Konteks Prasejarah Indonesia, bersama para pakar arkeologi, pakar geologi, dan pakar kesehatan di kawasan situs purbakala Patiayam, Kudus, Jawa Tengah.

Rerie, sapaan akrab Lestari, mendorong agar pihak-pihak terkait dapat segera mengidentifikasi tantangan dan peluang agar situs purbakala Patiayam menjadi bagian dari pengembangan kebudayaan bangsa Indonesia. Ia mengakui pekerjaan rumah dalam upaya mengembangkan situs Patiayam masih banyak.

Namun, Rerie berharap para pemangku kepentingan dan masyarakat dapat membangun kolaborasi yang kuat membuat perencanaan yang menyeluruh demi merealisasikan langkah yang tepat bagi pengembangan situs purbakala Patiayam di masa depan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Center for Prehistoric and Austronesian Studies /CPAS Indonesia Truman Simanjuntak mengatakan situs Patiayam adalah situs purbakala yang lengkap dan unik karena terisolasi dari situs hominid yang lain.

Truman juga menambahkan potensi penggalian dapat dikembangkan ke lokasi lain seperti di lokasi yang memiliki lapisan batuan dengan formasi Slumprit yang diperkirakan usianya adalah 800 ribu tahun.

Menurut dia, keamanan fosil, kerja sama dengan masyarakat, pemberian tali asih dan sertifikat bagi penemu fosil harus konsisten diterapkan, sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian dan keamanan fosil dan situs di Patiayam.

"Situs Patiayam ini khas, lengkap, dan kaya. Kawasan ini merupakan kekayaan bangsa yang tersembunyi," ujar Truman.

Dalam proses pengembangan ke depan, Truman berharap situs Patiayam dapat berdampak positif bagi masyarakat melalui pengelolaan yang mengedepankan perspektif keilmuan, kebudayaan, dan lingkungan.

Francois Semah dari Muséum national d'Histoire Naturelle, Perancis berpendapat, setiap peneliti selalu memiliki sikap yang tidak pernah puas, tetapi untuk memenuhi ketidakpuasan itu harus dilakukan secara bertahap.

Menurut Francois, temuan dalam proses ekskavasi tiga tahun terakhir di Patiayam, memiliki prospek yang sangat memuaskan untuk menghadirkan prospek yang baik di masa depan.

Dia menyarankan, pada tahap selanjutnya upaya ekskavasi bisa diarahkan menjauh dari lapisan-lapisan yang dipengaruhi gunung api ke lokasi-lokasi mendekat ke muara sungai yang merupakan lokasi kondusif untuk hidup di masa lalu.

"Kalau kita ketemu sungai di masa lalu, ada kemungkinan kita akan ketemu artefak batu, fosil, bahkan mungkin fosil manusia," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.