Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wagub DKI Jakarta Ingin Blok M Hub Direplikasi di Tempat Lain

📅 Minggu, 23 Nov 2025, 15:45 WIB | Oleh:
Wagub DKI Jakarta Ingin Blok M Hub Direplikasi di Tempat Lain Doc: Nugroho Sejati
Ket. Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mengenang kawasan Blok M, Jakarta Selatan sebagai tempat penuh memori saat masa sekolah.

Wagub Rano mengatakan, pada era 1980-an ia bersekolah di SMAN 6 Bulungan yang tidak jauh dari kawasan tersebut.

"Tempat ini penuh kisah bagi saya pribadi. Saya lulus SMAN 6 tahun 1980," ujar Rano saat menyampaikan sambutan di acara Wakuncar Melawai Showcase di Blok M Hub, Sabtu (22/11) sore.

Wagub Rano menjelaskan, kawasan Blok M sempat menjadi tempat tongkrongan anak muda pada masanya, termasuk bagi dirinya serta sejumlah pelajar yang kemudian dikenal sebagai artis, seperti Yessy Gusman dan Lydia Kandou.

"Kini, setelah direvitalisasi, kawasan ini kembali menjadi ruang publik kreatif dan ramai dikunjungi anak muda," ungkap dia.

Menurut Wagub Rano, Blok M telah menjadi hub penting bagi masyarakat Jakarta karena selalu dipadati pengunjung, terutama pada akhir pekan. Ia berharap konsep serupa dapat direplikasi di wilayah lain di Jakarta.

"Yuk kita kembangkan wilayah lain agar bisa menjaga Jakarta. Keramaian ini baru bisa berjalan kalau kita bisa merawatnya," ungkap dia.

Wagub Rano meyakini masyarakat Jakarta mampu menjaga ruang publik agar menjadi tempat berekspresi dan berkembangnya kreativitas. Ia memastikan, siap mendukung kegiatan positif bagi generasi muda di Jakarta Selatan agar dapat memberi dampak serupa bagi wilayah lain.

"Kawasan ini diharapkan bermanfaat dan dapat melahirkan berbagai kegiatan positif bagi warga Jakarta," ucap dia.

Sementara itu, perwakilan musisi dari Irama Nusantara, Popy Octavia, memaparkan Wakuncar Melawai Showcase menampilkan perjalanan musik era 1980-an.

Ia menyebut, revitalisasi Blok M Hub merupakan hasil kreasi anak muda Jakarta Selatan yang kini sukses menarik pengunjung setiap akhir pekan.

"Melawai sejak dulu menjadi saksi perjalanan musik dan kreativitas anak muda," tutur dia.

Menurut Popy, kawasan ini terus menjadi magnet ruang publik, mulai dari komunitas hingga panggung musik yang berkembang. Di lokasi tersebut juga ditampilkan sejarah musik era 1980-an, mulai dari pop kreatif, jazz, hingga dangdut.

"Kegiatan ini digelar sebagai ajang nostalgia sekaligus pembuktian bahwa Jakarta tetap menjadi pusat perkembangan musik Indonesia," pungkas dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

3 jam lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

4 jam yang lalu | Marcellus Widiarto

Ekonomi
Kabar Baik! Rupiah Menguat ...

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

4 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Jumlah rumah rusak akibat g...
Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.