Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamendagri Wiyagus Tegas: Kebijakan Kependudukan Harus Sinkron dengan Arah Pembangunan Nasional

📅 Rabu, 19 Nov 2025, 22:20 WIB | Oleh:
Wamendagri Wiyagus Tegas: Kebijakan Kependudukan Harus Sinkron dengan Arah Pembangunan Nasional Doc: Istimewa

JAKARTA - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya sinkronisasi kebijakan kependudukan agar sejalan dengan prioritas pembangunan nasional dan daerah. Ia menyebut langkah tersebut menjadi fondasi penting dalam memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan lebih integratif dan berkelanjutan.

Pernyataan itu disampaikan Wiyagus saat mewakili Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dalam acara Peluncuran Buku Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Tahun 2025–2029. Acara tersebut digelar di JS Luwansa Hotel & Convention Center, Jakarta, pada Rabu (19/11).

Wiyagus menjelaskan bahwa pemerintah telah memiliki desain besar pembangunan kependudukan yang diselaraskan dengan periodisasi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045. Selain itu, pemerintah juga telah menyusun Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) yang mengikuti periode RPJMN 2025-2029 demi memastikan arah kebijakan yang lebih terukur.

Ia menambahkan bahwa rencana aksi tahunan terkait kependudukan juga telah disusun secara operasional dan adaptif untuk menjawab dinamika perubahan. Upaya tersebut menjadi bagian dari reformasi kebijakan yang sebelumnya diatur melalui Peraturan Presiden Nomor 153 Tahun 2014 tentang Grand Design Pembangunan Kependudukan.

Menurut Wiyagus, penyempurnaan dokumen-dokumen perencanaan ini memungkinkan penyelenggaraan pembangunan kependudukan dilakukan secara inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa seluruh langkah tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.

"Yaitu terwujudnya negara maju yang adil, makmur dan berdaya saing tinggi, serta pembangunan yang berbasis kependudukan."

Ia menuturkan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming telah menempatkan isu kependudukan sebagai salah satu agenda strategis dalam program Asta Cita. Dalam konteks tersebut, optimalisasi potensi demografi menjadi kunci dalam menyelaraskan pembangunan daerah dengan arah pembangunan nasional.

20251119221857_1000232601.jpg

Wiyagus menyebut pentingnya mitigasi risiko dalam setiap implementasi kebijakan kependudukan. Menurutnya, setiap langkah pembangunan harus mempertimbangkan berbagai variabel sosial kependudukan agar dapat menghasilkan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

Ia menambahkan bahwa Kemendagri bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN telah melakukan berbagai bentuk sosialisasi kepada pemerintah daerah. Sosialisasi tersebut menekankan isi Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2025 yang menjadi pedoman penyusunan RPJMD dan Renstra Perangkat Daerah Tahun 2025-2029.

Wiyagus mengatakan bahwa pedoman tersebut diharapkan mampu memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam menyelaraskan kebijakan dengan prioritas pembangunan nasional. Selain itu, ia berharap upaya ini dapat meningkatkan kepedulian para pengambil kebijakan terhadap pentingnya isu kependudukan dalam pembangunan.

"Tentunya diharapkan ini dapat memperbaiki political will dan komitmen pemerintah daerah terhadap prioritas pembangunan dan kependudukan nasional."

Ia menutup penyampaiannya dengan menegaskan kembali bahwa peningkatan kualitas kebijakan kependudukan harus dilakukan secara terpadu. Sinkronisasi lintas kementerian dan pemerintah daerah menjadi kunci untuk menghasilkan rencana pembangunan yang tidak hanya visioner, tetapi juga responsif terhadap perubahan.

"Sekaligus mampu meningkatkan kepedulian para policy makers terhadap keterkaitan antara isu kependudukan dengan pembangunan."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Barcelona dan PSG Unjuk Ketajaman

39 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Barcelona dan PSG Unjuk Ket...

Perilaku Berintegritas Ciptakan Tata Kelola Sekolah Bersih

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perilaku Berintegritas Cipt...

Bayern Menggila, Arsenal dalam Ancaman

44 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Bayern Menggila, Arsenal da...
Olahraga
Herdman Incar 10 Diaspora P...
Megapolitan
Keberagaman Budaya Identita...
Megapolitan
Festival Cilung Ajang Pembe...
Megapolitan
Upaya-upaya Polisi Menekan ...
Advertisement
Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.