Saat Presiden Prabowo Sudah Ditunggui Oleh Sri Sultan Jelang Peresmian Jembatan Kabanaran
📅 Rabu, 19 Nov 2025, 18:35 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
BANTUL – Keakraban begitu kental terasa antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkubuwono X. Kedua tokoh nasional itu duduk satu mobil bersama dalam perjalanan menuju lokasi peresmian Jembatan Kabanaran, DIY, Rabu (19/11).
Tim Media Presiden Prabowo di Bantul, menginformasikan setibanya di Helipad Lapangan Udara Pantai Depok, Kabupaten Bantul, Kepala Negara sudah ditunggu Sri Sultan HB X.
Presiden turun dari kendaraan Maung-nya, kemudian memberi salam hormat kepada Sri Sultan, yang membalasnya dengan senyum simpul. Keduanya kemudian saling bersalaman dengan hangat.
Dalam keterangannya disebutkan keakraban Presiden Prabowo dan Sri Sultan HB X sepanjang perjalanan, menjadi simbol eratnya kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat konektivitas serta pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah Bantul, DIY, yang terus berkembang sebagai jalur wisata dan kawasan ekonomi.
Sesampainya di lokasi peresmian, Presiden Prabowo keluar dari kendaraan Maung melalui sisi kanan, sementara Sri Sultan melalui sisi kiri. Kedatangan keduanya disambut antusias warga dan tamu undangan yang telah menantikan kehadiran mereka.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam sambutannya, Presiden menjelaskan bahwa jembatan yang menghubungkan wilayah selatan DIY, Kabupaten Kulon Progo dan Kabupaten Bantul, memiliki nilai historis kuat bagi masyarakat sekitar, termasuk terkait perjuangan Pangeran Mangkubumi.
Presiden Prabowo berharap kehadiran jembatan tersebut dapat membangkitkan geliat pariwisata dan ekonomi rakyat, terutama seiring meningkatnya kunjungan wisatawan di kawasan selatan Yogyakarta.
"Diharapkan mempermudah konektivitas, mempermudah akses juga. Mungkin nanti akan ada hotel-hotel yang bagus, fasilitas-fasilitas memang harus kita dorong untuk mendukung pariwisata," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Kepala Negara, sektor pariwisata merupakan penyumbang devisa besar dan mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah signifikan.
"Alhamdulillah, tahun ini pariwisata kita meningkat 20 persen. Ini merupakan salah satu peningkatan yang sangat berarti bagi perkembangan ekonomi kita," katanya.
Peresmian Jembatan Kabanaran di Bantul, Yogyakarta, menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan konektivitas kawasan, memperkuat jaringan infrastruktur di selatan Jawa, serta menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat dari aspek infrastruktur, ekonomi, maupun pariwisata.
Turut hadir dalam acara tersebut, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!