Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dihub Sumut Siapkan 33 Bus Perintis Gratis bagi Pelajar di 5 Kabupaten

📅 Jumat, 25 Sep 2026, 23:27 WIB | Oleh:
Dihub Sumut Siapkan 33 Bus Perintis Gratis bagi Pelajar di 5 Kabupaten Doc: ANTARA/Juraidi
Ket. Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo (tiga kiri) melaunching Armada Angkutan Bus Perintis di Desa Tiga Juhar, Kecamatan STM Hulu.

 Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyiapkan sebanyak 33 unit bus perintis gratis yang akan beroperasi bagi pelajar di lima kabupaten se-Sumut.

"Layanan ini untuk memperkuat konektivitas di wilayah terpencil, tertinggal, terluar, dan perbatasan (3TP), sekaligus memberikan akses transportasi gratis bagi pelajar," ujar Kepala Dishub Provinsi Sumut Yuda Pratiwi Setiawan dalam temu pers di Kantor Gubernur Sumut, Jumat.

Kelima kabupaten di Sumatera Utara tersebut, lanjut dia, yakni Batu Bara, Asahan, Samosir, Padang Lawas Utara, dan Nias Utara.

Masing-masing Batu Bara, Asahan, Samosir, dan Padang Lawas Utara akan mendapat enam unit bus perintis, sedangkan Nias Utara mendapat sembilan unit bus.

"Bus yang beroperasi di Batu Bara, Asahan, Padang Lawas Utara jenisnya bus Hiace. Untuk Samosir jenis bus, Nias Utara karena di sana tidak punya angkutan transportasi, maka menggunakan mobil Carry,” kata dia.

Pihaknya menjelaskan, setiap kabupaten di Sumut dialokasikan anggaran sebesar Rp600 juta selama setahun untuk membeli layanan bus perintis dengan jarak pelayanan hingga 60 kilometer per hari.

"Untuk program bus perintis ini, kita tidak menyewa atau membeli busnya. Tetapi kita hanya membeli pelayanannya bekerjasama operator, dan sistemnya seperti BRT (bus rapid transit),” papar Yuda.

Ia juga menjelaskan, kelima kabupaten dari total 18 kabupaten/kota di Sumut diprioritaskan mendapat layanan bus perintis gratis ini karena masih berada di wilayah terpencil dan di bawah garis kemiskinan.

"Daerah prioritas ini didasarkan kajian Bapperida (Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah), bahwa dari total 33 kabupaten/kota di Sumut, ada 18 daerah tertinggal. Tahun ini kami fokuskan di lima kabupaten dahulu,” katanya.

Dia mengungkapkan, program bus perintis gratis pelajar ini tersebut akan direalisasikan secara bertahap, menjadi 10 kabupaten/kota di Sumut pada 2027.

Kemudian, menjadi 15 daerah pada 2028, dan layanan bus perintis gratis pelajar ini ditargetkan menjangkau hingga 18 daerah di Sumut pada 2029 - 2030.

"Dengan tahapan tersebut, seluruh wilayah yang menjadi prioritas akan mendapat layanan bus perintis," tutur Yuda.

Peluncuran program bus perintis gratis tersebut direncanakan paling cepat pekan depan dan akan dilakukan langsung oleh Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.

"Rencana akan kita luncurkan di Asahan. Mudah-mudahan program ini bisa membantu pelajar yang selama ini mengalami kendala untuk menjangkau transportasi dari rumah ke sekolah," ujar Yuda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Timnas Indonesia Libas Singapura 2-0, Ragnar dan Ole Romeny Ngamuk di Gelora Bung Karno

Timnas Indonesia Libas Singapura 2-0, Ragnar dan Ole Romeny Ngamuk di Gelora Bung Karno

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.