Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nelayan Bantu Selamatkan Paus Raksasa yang Terdampar di Pesisir Abdya

📅 Jumat, 25 Sep 2026, 23:52 WIB | Oleh:
Nelayan Bantu Selamatkan Paus Raksasa yang Terdampar di Pesisir Abdya Doc: ANTARA/Suprian
Ket. Nelayan berupaya menyelamatkan paus yang di pantai Desa Lama Tuha, Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya, Jumat (25/9).

BANDA ACEH -- Puluhan nelayan bersama warga Gampong Lama Tuha, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menyelamatkan seekor ikan paus raksasa yang terdampar di pesisir pantai setempat.

"Kami bergerak cepat bersama warga dan pawang laut karena tidak tega melihat kondisi paus yang mulai melemah," kata salah seorang nelayan setempat, Cek Dun, di lokasi kejadian, Abdya, Jumat.

Dengan peralatan seadanya, mereka berupaya menjaga mamalia laut tersebut agar tetap bertahan hidup di tengah deburan ombak.

Aksi penyelamatan spontan ini dilakukan dengan mendorong tubuh paus raksasa yang diperkirakan nelayan setempat seberat tiga ton tersebut kembali ke laut dalam.

Sambil menunggu kedatangan tim ahli, para nelayan terus menyiramkan air laut ke punggung paus menggunakan ember guna menjaga kelembapan kulitnya dari sengatan matahari.

Pengeras suara dari masjid desa juga sempat disuarakan untuk memanggil warga sebagai bantuan tenaga tambahan karena beratnya mamalia tersebut.

Fenomena langka ini juga memikat perhatian ratusan warga dari luar kecamatan yang memadati garis pantai Lama Tuha untuk menyaksikan langsung proses penyelamatan heroik tersebut.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya, Muhsin, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menyatakan bahwa mamalia laut itu masih dalam keadaan hidup.

"Hingga jelang waktu Jumat tadi masih hidup," katanya.

Hingga siang hari, kata dia, masyarakat nelayan terus berusaha sekuat tenaga mendorongnya ke laut, tapi tidak mampu karena air laut masih surut, ditambah lagi memasuki waktu Shalat Jumat.

Sampai saat ini, BPBK Abdya belum dapat memastikan apakah paus tersebut masih berada di pesisir pantai atau sudah berhasil didorong kembali ke laut lepas.

"Karena setelah Shalat Jumat anggota tidak balik lagi ke lokasi," ujar Muhsin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Timnas Indonesia Libas Singapura 2-0, Ragnar dan Ole Romeny Ngamuk di Gelora Bung Karno

Timnas Indonesia Libas Singapura 2-0, Ragnar dan Ole Romeny Ngamuk di Gelora Bung Karno

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.