Irak vs Uni Emirat Arab: Laga Penentu Menuju Playoff Antarbenua Piala Dunia 2026
📅 Selasa, 18 Nov 2025, 09:21 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
BASRA, IRAK - Basra akan menjadi panggung krusial, Rabu (19/11) dini hari WIB, ketika Irak menjamu Uni Emirat Arab (UEA) dalam leg kedua perebutan tiket playoff antarbenua Piala Dunia 2026. Dengan agregat masih 1-1 usai pertemuan pertama di Abu Dhabi, peluang kedua tim sepenuhnya terbuka.
Pertandingan leg pertama pekan lalu langsung menyuguhkan tensi tinggi. Gol cepat Ali Al-Hamadi memberi Irak keunggulan, namun hanya bertahan delapan menit sebelum Luan Pereira menyamakan kedudukan. Duel kemudian berjalan ketat tanpa ada penentu hingga peluit akhir.
Irak, yang terakhir kali tampil di Piala Dunia pada 1986, hampir saja mengamankan tiket otomatis dari Grup B di putaran keempat kualifikasi. Namun mereka harus merelakan posisi puncak kepada Arab Saudi hanya karena selisih produktivitas gol.
Kini The Lions of Mesopotamia menempuh jalur lebih panjang menuju panggung dunia. Performa tenang mereka di Abu Dhabi, ditambah rekor enam pertandingan tanpa kekalahan,termasuk dua kemenangan kandang beruntun,memberi optimistis besar menyongsong laga di Basra.
Selain itu, Irak juga memiliki rekam jejak bagus atas UEA. Mereka tidak terkalahkan dalam lima pertemuan terakhir, termasuk kemenangan pada kualifikasi Piala Dunia 2022 saat menjadi tuan rumah.
Sebaiknya Anda baca juga:
UEA sempat terlihat memutus tren negatif itu lewat tandukan Caio Lucas di menit akhir leg pertama, namun gol dianulir karena offside. Kini tekanan besar berpindah ke Basra.
UEA memasuki laga penentu ini dengan dua pertandingan tanpa kemenangan,kekalahan 1-2 dari Qatar di putaran keempat dan hasil imbang di Abu Dhabi. Padahal sebelumnya, tim asuhan Cosmin Olaroiu mencatat empat kemenangan beruntun, termasuk kemenangan 2-1 atas Oman di kualifikasi.
Al Abyad sebenarnya menunjukkan agresivitas yang menjanjikan. Mereka selalu mencetak gol dalam tujuh laga terakhir dengan rata-rata 1,7 gol per pertandingan. Namun ujian sesungguhnya menanti, mengingat Irak sukses menjaga empat clean sheet dalam enam pertandingan terakhir.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di lini belakang, performa brilian kiper sekaligus kapten, Khalid Eisa, menjadi faktor penting. Ia menggagalkan empat dari lima tembakan tepat sasaran Irak pada leg pertama. Ketangguhan sang penjaga gawang akan kembali jadi kunci jika UEA ingin lolos.
Irak tak bisa menurunkan gelandang Aimar Sher yang terkena skorsing akibat kartu kuning kedua di babak kualifikasi. Posisi tersebut kemungkinan diisi Zidane Iqbal, jebolan akademi Manchester United, yang akan mengisi sisi kanan dalam skema empat gelandang.
Di lini serang, Ayman Hussein berpeluang tampil sejak menit awal setelah masuk sebagai pemain pengganti pada leg pertama. Hal ini bisa membuat Al-Hamadi, pencetak gol cepat di Abu Dhabi, duduk di bangku cadangan. Hussein tampil produktif dengan delapan gol sepanjang kualifikasi dan kemungkinan dipasangkan dengan Mohanad Ali.
Dari kubu UEA, Luan Pereira yang mencetak gol penyama kedudukan kembali diharapkan memberi kreativitas di lini tengah. Caio Lucas berpeluang memimpin lini serang sejak awal, sementara Caio Canedo juga masuk dalam pertimbangan setelah penampilan singkat namun impresif.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!