Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

“Cukup Sudah!” PSMS Memohon Suporter Lebih Dewasa Usai 11 Sanksi Menghantam

2 Senin, 17 Nov 2025, 17:30 WIB | Oleh:
“Cukup Sudah!” PSMS Memohon Suporter Lebih Dewasa Usai 11 Sanksi Menghantam “Cukup Sudah!” PSMS Memohon Suporter Lebih Dewasa Usai 11 Sanksi Menghantam Doc: ANTARA/Juraidi
Ket. Presiden Klub PSMS Medan, Fendi Jonathan.

MEDAN - PSMS Medan menerima 11 sanksi dari Komisi Disiplin PSSI sepanjang putaran pertama Liga Championship 2025, sebagian besar berkaitan dengan penonton dan perilaku suporter.

Presiden PSMS Fendi Jonathan berharap rentetan hukuman itu menjadi pembelajaran dan mendorong suporter untuk memberi dukungan lebih tertib dan positif.

“Sanksi ini harus jadi pembelajaran untuk semuanya. Kita perlu introspeksi, belajar lebih dewasa dan bijak bertindak. Protes boleh, tapi jangan sampai berlebihan hingga mengarah ke tindakan yang merugikan tim,” kata Fendi di Medan pada Senin.

Fendi memastikan PSMS akan berkoordinasi dengan seluruh elemen untuk memperbaiki hal-hal yang menjadi perhatian Komisi Disiplin PSSI.

“Kami percaya suporter PSMS adalah pendukung setia yang mencintai klubnya. Mari kita buktikan dengan dukungan yang tertib dan penuh semangat sportivitas,” ujarnya.

Data resmi PSSI sejak September hingga 4 November 2025 menunjukkan PSMS  menerima 11 sanksi dengan total denda Rp212.500.000.

Angka itu belum termasuk pemantauan terhadap laga terakhir putaran pertama pada 9 November 2025 ketika PSMS bertandang ke kandang Bekasi City di Stadion Patriot Candrabhaga.

Sanksi terbanyak terjadi ketika PSMS menjamu Persiraja di Stadion Utama Sumatera Utara pada 25 Oktober 2025 saat Komisi Disiplin menjatuhkan tiga sanksi kepada PSMS.

Tak hanya didenda, PSMS juga harus menjalani satu laga kandang tanpa penonton. Ketentuan tersebut berlaku saat menjamu PSPS Pekanbaru pada 19 November 2025.

Dalam putusan sidang 4 November, Komisi Disiplin  menyebut pelanggaran berupa yel provokatif, pelemparan benda ke lapangan, dan penonton masuk area pertandingan.

PSMS menindaklanjuti sanksi itu dengan mengumumkan hal itu dalam akun Instagram-nya pada 17 November 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.