Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penelitian Flora Langka: BRIN Ambil Sampel Rafflesia di Palupuh dan Bandingkan dengan Spesimen Malaysia

📅 Jumat, 14 Nov 2025, 03:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penelitian Flora Langka: BRIN Ambil Sampel Rafflesia di Palupuh dan Bandingkan dengan Spesimen Malaysia Doc: Antara
Ket. Penelitian Ahli Muda BRIN Irvan Fadli Wanda sedang meneliti bunga rafflesia Arnoldii di Cagar Alam Batang Palupuh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Rabu (12/11).

Lubuk Basung - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) meneliti bunga rafflesia jenis Arnoldii di kawasan Cagar Alam (CA) di Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat memastikan filogenetik atau kekerabatan bunga langka yang ada di Malaysia.

Peneliti Ahli Muda BRIN Irvan Fadli Wanda di Lubuk Basung, Kamis (13/11), mengatakan pengambilan sampel bunga Rafflesia Arnoldii telah dilakukan pada Rabu (12/11) dan sampel yang diambil ini disebut CF Arnoldii, karena identifikasi lanjutan bakal dilakukan secara morfologi dan molekuler.

"Kenapa CF, karena kondisi forma. Rafflesia CF Arnoldii sampai sampel ini pasti namanya Arnoldii. Penelitian tersebut kolaborasi multi stakeholder berupa Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Universitas Bengkulu, BRIN dan Universitas Oxford," katanya.

Ia mengatakan setelah pengambilan spesimen di lapangan, dilanjutkan pengamatan lebih rigid lagi di Kampus BRIN di Cibinong, Jawa Barat.

Pengamatan yang dilakukan berupa morfologi secara pendekatan lebih detail menggunakan sem tem dan dilanjutkan dengan mengidentifikasi DNA nya.

"Ini bakal membantu untuk merumuskan keputusan taksonomi terkait jenisnya," katanya.

Ia menambahkan pengambilan sampel diduga Arnoldii di Batang Palupuh, karena dari rekaman publikasi sebelumnya, di Palupuh ini ada Rafflesia Arnoldii.

Rafflesia tersebut diduga Arnoldii dulu sampai dipastikan pendekatan secara morfologi dan molekuler.

Untuk pemeriksaan itu, tambahnya ada dua tim yang akan bekerja. Tim pertama bakal memeriksa morfologi secara detail melibatkan pakar morfologi atas nama Prof Agus Susatya dan Dr Ridha Mahyuni.

"Beliau yang akan melihat secara lebih rinci dengan melibatkan tim lainnya untuk melihat ornamen-ornamen rafflesia menggunakan microscope. Jika diperlukan kita akan menggunakan scanning electron microscope (SEM) untuk melihat ultra mikropisnya," katanya.

Ia menambahkan tim kedua meneliti terkait molekuler yang ia langsung menjadi penanggungjawabnya. Tim ini bakal melakukan ekstasi, Polymerase Chain Reaction (PCR) dan lainnya, sampai keluar hasilnya.

Hasilnya itu bakal disandingkan dengan data base yang ada, sehingga akan terlihat DNA sampel yang diambil mirip apa.

"Nanti akan kita sandingkan morfologinya, apakah selaras atau tidak. Sampai selesai jenis rafflesia di Cagar Alam Batang Palupuh ini apa dan waktu penelitian yang dibutuhkan sangat tentatif," katanya.

Sementara Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar Ade Putra menambahkan penelitian yang dilakukan BRIN ini merupakan upaya yang baik untuk konservasi rafflesia khususnya sebagai tumbuhan yang dilindungi di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

47 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

52 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.