Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Papua Kini Bisa Panggil Dokter Lewat HP! Inovasi Darurat dari Pemkab Jayapura

📅 Rabu, 12 Nov 2025, 22:00 WIB | Oleh:
Warga Papua Kini Bisa Panggil Dokter Lewat HP! Inovasi Darurat dari Pemkab Jayapura Doc: ANTARA/Agustina Estevani Janggo
Ket. Bupati Jayapura bersama Forkopimda Kabupaten Jayapura meluncurkan inovasi layanan kesehatan, pada peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61, di GOR Toware, pada Rabu (12/11).

SENTANI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Provinsi Papua, meluncurkan aplikasi Emergency Medical Service (EMS), inovasi digital yang memungkinkan warga memanggil tim medis darurat langsung dari ponsel.

Melalui layanan ini, masyarakat dapat memperoleh bantuan medis 24 jam, termasuk layanan trauma, nontrauma, dan home care, tanpa harus datang ke rumah sakit.

Bupati Jayapura Yunus wonda di Sentani, Rabu, mengatakan inovasi ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam menjadikan sektor kesehatan sebagai prioritas utama pembangunan di Kabupaten Jayapura tahun 2025.

"Kesehatan menjadi prioritas bersama pendidikan. Lewat aplikasi ini masyarakat bisa langsung memanggil layanan medis dari rumah tanpa perlu datang ke rumah sakit," katanya.

Menurut Yunus, sistem baru ini memungkinkan masyarakat untuk mengakses layanan medis secara cepat melalui aplikasi yang dapat diunduh di ponsel pintar terutama bagi warga di wilayah terpencil.

"Petugas akan langsung tiba di lokasi pasien. Kalau bisa ditangani di tempat, maka akan dilayani di sana. Jika perlu rujukan, paramedis akan membawa pasien ke rumah sakit, " ujarnya.

Dia menjelaskan, inovasi tersebut diharapkan menjadi terobosan untuk menurunkan angka kematian di Kabupaten Jayapura, khususnya akibat keterlambatan penanganan medis darurat di lapangan.

"Kami ingin masyarakat tidak kesulitan lagi soal transportasi atau biaya cukup tekan aplikasi, petugas kesehatan akan datang memberikan pertolongan, " katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura Anton Tony mote menambahkan, aplikasi bernama Emergency Medical Service (EMS) tersebut menyediakan tiga jenis layanan utama selama 24 jam.

"Dalam aplikasi ini ada layanan trauma, non trauma dan home care semua dilengkapi dokter, ambulans, hingga fitur video call agar tim bisa memantau kondisi pasien secara langsung, " katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bener bang,,, potongan 8% itu hanya omon omon ...
    Betul tuh bang banyak bacot,,Lebel aja 8% hasil ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...

Tanda-tanda Menunjukkan Perlambatan Ekonomi Tiongkok akan Berlanjut

55 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tanda-tanda Menunjukkan Per...
Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Masih Tertahan, Tunggu Aturan Menkeu

Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Masih Tertahan, Tunggu Aturan Menkeu

17 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.