Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pembangunan SDM, Banten Terima Gelontoran Rp500 Miliar untuk Sekolah Rakyat

📅 Rabu, 12 Nov 2025, 00:56 WIB | Oleh:
Pembangunan SDM, Banten Terima Gelontoran Rp500 Miliar untuk Sekolah Rakyat Doc: ist
Ket. murid belajar

TANGERANG – Dana luar biasa besar digelontorkan pemerintah ke Provinsi Banten guna membangun dua sekolah rakyat di Pandeglang dan Lebak. Anggarannya mencapai 500 miliar. "Syukurlah untuk dua sekolah rakyat, Banten terima 500 miliar dari pemerintah pusat. Kita akan bangun di Lebak dan Pandeglang," kata Gubernur Banten, Andra Soni.

Dia mengutarakan ini saat menyampaikan sambutan dalam kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus ke Puspemkot Tangerang, Banten, Selasa. Andra menuturkan, pembangunan sekolah rakyat tersebut sudah disiapkan lahan seluas lima hingga tujuh hektare.

Sejatinya, Kota Tangerang dan Tangerang Selatan juga berminat membangun sekolah rakyat, tetapi ada kesulitan lahan. "Mungkin Wamenkes bisa membantu Pemprov Banten untuk bisa menyampaikan ke Angkasa Pura dalam menyediakan lahan untuk sekolah rakyat di Kota Tangerang. Karena ada lahan 15 hektare di Angkasa Pura tidak terpakai," ujarnya.

Sedangkan untuk sekolah rakyat yang saat ini telah berjalan ada empat lokasi di Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Lebak, dan Kota Serang. Gubernur berharap pembangunan lembaga pendidikan di Banten dapat terus berlanjut guna memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu memiliki kesempatan menempuh pendidikan layak.

Pemerintah Provinsi Banten, lanjut Andra, juga memberikan komitmen dalam menjamin akses pendidikan layak. “Untuk pendidikan SMA, SMK, dan Skh yang menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi, tahun ini telah menggratiskan sekitar 65.000 anak Banten,” lanjutnya.

Nomor Tiga

Sementara itu, perekonomian Provinsi Banten tercatat sebagai salah satu yang terkuat di Pulau Jawa dengan menempati posisi ketiga pertumbuhan tertinggi pada triwulan III tahun. Kepala Bank Indonesia (BI) Banten, Ameriza M Moesa, di Serang, Selasa, mengatakan perekonomian Banten tumbuh 5,29 persen secara tahunan (yoy).

Pencapaian ini berada di atas pertumbuhan nasional yang 5,06 persen (yoy) dan menempatkan Banten di bawah Jawa Tengah dan Jawa Timur. "Dengan capaian itu, Banten menempati posisi ketiga di Pulau Jawa dalam pertumbuhan ekonomi,” tandasnya.

Pulau Jawa sendiri masih berkontribusi 57 persen terhadap total PDB nasional. Ameriza memaparkan, struktur ekonomi Banten masih didominasi sektor industri pengolahan, yang menyumbang 2,2 persen dari total pertumbuhan 5,29 persen. Klaster industri besar seperti petrokimia, baja, dan manufaktur di Tangerang Raya, Cilegon, serta Serang menjadi penggerak utama.

Meski sedikit melambat dibanding triwulan sebelumnya 5,33 persen, Ameriza menyebut ini pola musiman yang biasa. Banten justru menunjukkan tren baru yang menggembirakan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang tumbuh mencolok sebesar 11,73 persen (yoy). “Pertanian menjadi tren yang baik dan menggembirakan pada triwulan III. Ini perkembangan baru bagi Banten,” katanya. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.