Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tinjau Program MBG di Karangasem, Wamen Isyana: Gizi Ibu, Pondasi Generasi Hebat

📅 Selasa, 11 Nov 2025, 17:09 WIB | Oleh:
Tinjau Program MBG di Karangasem, Wamen Isyana: Gizi Ibu, Pondasi Generasi Hebat Doc: istimewa
Ket. Wakil Menteri (Wamen) Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, saat meninjau Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Subagan, Kabupaten Karangasem.

KARANGASEM — Wakil Menteri (Wamen) Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, mengecek langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Subagan, Kabupaten Karangasem, Kamis (6/11) lalu.

Dalam peninjauan dapur produksi SPPG, Wamen Isyana memberi perhatian khusus pada aspek keamanan pangan. Ia menegaskan bahwa kualitas dan kebersihan makanan harus dijaga setiap hari, bukan hanya saat ada kunjungan.

“Program Makan Bergizi Gratis ini adalah program yang sangat mulia. Tujuannya agar ibu dan anak memperoleh gizi terbaik. Karena itu, detail teknis di lapangan harus diperhatikan betul dari proses penyimpanan, kebersihan dapur, hingga distribusi makanan,” tegasnya.

Wamen Isyana juga mengingatkan pentingnya koordinasi antarinstansi agar standar pelayanan SPPG terus meningkat. Ia menilai Kabupaten Karangasem telah memiliki sistem yang baik, namun masih perlu perbaikan untuk menjamin mutu dan higienitas. “Kita ingin kualitas asupan terus meningkat, tapi tetap aman dan sesuai kebutuhan gizi,” kata Wamen.

Program MBG sendiri merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan gizi sebagai investasi jangka panjang pembangunan manusia. Melalui pemenuhan gizi di 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), program ini diharapkan dapat menekan angka stunting sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Wamen Isyana juga berdialog langsung para penerima manfaat. Salah satunya Kadek Sri (23 tahun), ibu muda dari bayi kembar Wayan dan Putu yang baru berusia sebulan. Sejak masa kehamilan, ia telah menerima bantuan paket gizi dari program MBG. “Syukur, berat badan bayi kembar saya bagus. Makanannya membantu sekali,” ujarnya dengan senyum bahagia.

Penerima manfaat lainnya, Ketut Ayu Lestari (38 tahun), seorang ibu hamil delapan bulan, mengaku sangat terbantu sejak menerima bantuan MBG pada Agustus lalu.

“Makanannya enak dan bergizi. Cukup meringankan beban keluarga, 2 anak kami juga mendapatkan MBG di sekolah,semoga programnya terus berlanjut,” ungkapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.