Nadita Aprilia Sumbang Perunggu untuk Indonesia di ISG 2025
📅 Selasa, 11 Nov 2025, 15:40 WIB | Oleh: Reza Aditya Firdaus
Doc: KOI
JAKARTA - Lifter muda Indonesia, Nadita Aprilia, kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih medali perunggu pada Islamic Solidarity Games (ISG) 2025 yang digelar di Riyadh, Arab Saudi. Bertanding di kelas 63 kilogram putri, Nadita sukses mengangkat total beban 211 kilogram, dengan rincian 94 kilogram pada angkatan snatch dan 117 kilogram di clean and jerk. Capaian tersebut menempatkannya di posisi ketiga dan mempersembahkan tambahan medali untuk Indonesia.
“Medali ini saya persembahkan untuk mama. Terima kasih sudah selalu mendoakan saya,” ujar Nadita usai pertandingan, dikutip dari keterangan resmi Komite Olimpiade Indonesia (KOI) di Jakarta.
Dalam pertandingan itu, Nadita sempat menghadapi tekanan setelah dua kali gagal mengangkat beban 110 dan 112 kilogram pada angkatan clean and jerk. Namun, berkat dorongan semangat dari pelatihnya, ia berhasil menyelesaikan percobaan ketiga dengan sempurna, mengangkat beban seberat 117 kilogram. “Tegang sekali karena dua kali gagal. Jadi angkatan ketiga jadi harapan terakhir,” ungkapnya.
Hasil angkatan Nadita sejajar dengan lifter asal Nigeria, Ruth Imoleayo Ayodele, yang juga mencatat 117 kilogram. Namun, Ayodele berhak atas medali perak karena berhasil mengangkat lebih dulu. Sementara medali emas diraih atlet Turki, Aysel Ozkan, dengan catatan 118 kilogram.
Keberhasilan Nadita ini menjadi capaian penting dalam kariernya yang masih muda. Ajang ISG 2025 merupakan penampilan internasional keduanya setelah sebelumnya berlaga di Kejuaraan Asia di Tiongkok pada Mei lalu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dengan tambahan medali dari Nadita, cabang angkat besi Indonesia kini telah mengoleksi tiga emas, sepuluh perak, dan dua perunggu di ISG Riyadh 2025.
Chef de Mission Kontingen Indonesia, Endri Erawan, menjelaskan bahwa Indonesia mengirim 39 atlet untuk berkompetisi di tujuh cabang olahraga dalam ajang yang berlangsung dari 7 hingga 21 November ini. Meski tidak menurunkan kekuatan penuh karena sebagian atlet fokus ke SEA Games 2025 di Thailand, kontingen Merah Putih tetap menargetkan hasil maksimal.
ISG menjadi ajang yang memiliki sejarah manis bagi Indonesia. Pada 2013 di Palembang, Indonesia keluar sebagai juara umum dengan 36 emas, 34 perak, dan 34 perunggu. Sementara pada edisi 2022 di Konya, Turki, Indonesia menempati posisi ketujuh dengan 13 emas, 14 perak, dan 29 perunggu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!