Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BTN Gandeng Pemkot Padang, Perluas Layanan KPR hingga Layanan Publik

📅 Senin, 10 Agu 2026, 18:40 WIB | Oleh:
BTN Gandeng Pemkot Padang, Perluas Layanan KPR hingga Layanan Publik Doc: BTN
Ket. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperluas kolaborasi dengan Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, melalui pengembangan ekosistem layanan perbankan yang tidak hanya berfokus pada pembiayaan perumahan. Kerja sama tersebut mencakup pengelolaan keuangan daerah, digitalisasi layanan publik, pengembangan UMKM, pelayanan kesehatan.

JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperluas kolaborasi dengan Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, melalui pengembangan ekosistem layanan perbankan yang tidak hanya berfokus pada pembiayaan perumahan. Kerja sama tersebut mencakup pengelolaan keuangan daerah, digitalisasi layanan publik, pengembangan UMKM, pelayanan kesehatan, hingga peningkatan kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN) melalui akses kepemilikan rumah.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi transformasi Beyond Mortgage yang sejalan dengan arah transformasi Danantara. Melalui strategi tersebut, BTN ingin memperluas kompetensi di sektor perumahan untuk mendukung kebutuhan pemerintah daerah dan masyarakat secara lebih menyeluruh.

“Kami ingin bergerak lebih luas. Bukan hanya sebagai bank penyedia pembiayaan rumah, tetapi menjadi mitra strategis pemerintah daerah,” kata Nixon dalam acara Penandatanganan Kesepakatan Bersama BTN dengan Pemerintah Kota Padang di Balai Kota Padang, Senin (10/8).

Menurut Nixon, Kota Padang memiliki posisi strategis sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Barat sekaligus pusat pemerintahan, perdagangan dan jasa, pendidikan, pariwisata, serta aktivitas ekonomi masyarakat. Berbagai potensi tersebut ditopang sektor perdagangan, UMKM, pariwisata, ekonomi kreatif, kuliner, hingga budaya Minangkabau yang membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk sektor perbankan.

BTN juga memiliki fondasi kuat dalam pembiayaan perumahan di Kota Padang. Pangsa pasar kredit pemilikan rumah (KPR) BTN di kota tersebut mencapai sekitar 44 persen dan telah didukung kerja sama dengan sejumlah developer yang menyediakan pilihan hunian bagi masyarakat.

Capaian tersebut menjadi modal bagi BTN untuk memperluas kolaborasi dengan Pemerintah Kota Padang, terutama dalam memenuhi kebutuhan perumahan ASN. BTN akan menghubungkan kebutuhan hunian ASN dengan ketersediaan rumah dari developer mitra sekaligus memberikan dukungan pembiayaan.

Namun, pendekatan BTN tidak hanya diarahkan agar ASN dapat memiliki rumah melalui KPR. Perseroan juga akan memberikan edukasi mengenai perencanaan kepemilikan rumah, mulai dari pemilihan hunian, kemampuan pembiayaan, skema pembiayaan, hingga perencanaan kepemilikan rumah sesuai kondisi keuangan masing-masing.

“Kepemilikan rumah merupakan bagian penting dari kesejahteraan ASN. Rumah bukan hanya aset. Tetapi tempat keluarga tumbuh, anak-anak belajar, dan keluarga membangun masa depan,” ujarnya.

Nixon menegaskan, kesepakatan dengan Pemkot Padang bukan menjadi titik akhir kerja sama, melainkan awal dari kolaborasi yang lebih luas. Bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), misalnya, BTN membuka peluang kerja sama dalam mendukung pengelolaan rekening kas umum daerah (RKUD), layanan perbankan, serta transaksi pemerintah daerah yang lebih efektif dan berbasis digital.

Kolaborasi dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman juga diarahkan pada pengelolaan dan pengembangan hunian, rumah susun, serta penyediaan solusi perbankan BTN. Ekosistem tersebut akan diperkuat melalui keterlibatan developer untuk memperluas pilihan hunian bagi masyarakat.

Di sektor UMKM, BTN akan memperluas akses pembiayaan, layanan transaksi, dan digitalisasi bagi pelaku usaha. Langkah tersebut diharapkan membantu UMKM meningkatkan kapasitas usaha sekaligus mendorong mereka berkembang dan naik kelas.

“Langkah tersebut diharapkan mendorong pelaku UMKM tumbuh dan naik kelas,” ungkap Nixon.

Kolaborasi BTN dan Pemkot Padang juga menyasar sektor kesehatan. Bersama RSUD dr. Rasidin, BTN membuka peluang digitalisasi penerimaan rumah sakit serta pengembangan kanal pembayaran untuk meningkatkan efisiensi dan modernisasi pengelolaan keuangan rumah sakit.

Melalui strategi Beyond Mortgage, BTN ingin mengubah pendekatan bisnis dari sekadar penyedia pembiayaan rumah menjadi penggerak ekosistem perumahan dengan layanan perbankan yang lebih komprehensif. Perseroan juga mendorong kemitraan pembangunan agar kerja sama dengan pemerintah daerah dapat berkembang menjadi kolaborasi jangka panjang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Megapolitan
CKG Kota Tangerang Deteksi ...
Megapolitan
Pemkot Bogor Dorong Peran P...
Rona
Estafet Tunas Kelapa Kwarda...

Pemkot Bogor Segera Tata PKL di Taman Heulang

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Bogor Segera Tata PK...

Wisatawan Taiwan Coba Ditarik ke Indonesia

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
Wisatawan Taiwan Coba Ditar...
Olahraga
Pukulan Telak Jelang Asian ...
Megapolitan
Disnaker: Balai Latihan Ker...
Daerah
Ekonomi Papua Sangat Bergan...
Advertisement
BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.