Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cirebon Krisis Produksi! Pemkot Luncurkan ‘Gapura Pangan’ untuk Amankan Pasokan dari Luar Daerah

📅 Selasa, 11 Nov 2025, 17:28 WIB | Oleh:
Cirebon Krisis Produksi! Pemkot Luncurkan ‘Gapura Pangan’ untuk Amankan Pasokan dari Luar Daerah Doc: ANTARA/Fathnur Rohman.
Ket. Penandatanganan kerja sama DKP3 Kota Cirebon dengan sejumlah pihak untuk program Gapura Pangan di Cirebon, Jawa Barat, Selasa (11/11)).

CIREBON - Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat, menghadirkan program bernama Gapura Pangan sebagai langkah strategis menjaga pasokan dan stabilitas harga pangan daerah melalui kolaborasi pelaku usaha lintas wilayah.

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Cirebon Sumanto di Cirebon, Selasa, mengatakan program ini sejalan dengan program prioritas nasional dalam memperkuat ketahanan pangan dan menjaga stabilitas harga di tingkat daerah.

“Kota Cirebon bukan daerah sentra produksi, sehingga untuk mewujudkan ketahanan pangan diperlukan kerja sama dengan wilayah lain yang menjadi produsen,” katanya.

Ia menjelaskan pemerintah daerah telah menetapkan Peraturan Wali Kota Cirebon (Perwali) tentang Fasilitasi Distribusi Pangan 2025, yang menjadi dasar pelaksanaan kerja sama antardaerah.

Sumanto menyebutkan regulasi itu mengatur distribusi, ketersediaan, dan subsidi biaya logistik bahan pangan strategis.

Menurut dia, Kota Cirebon tidak memiliki produksi unggulan seperti beras, jagung, telur, atau sayuran, sehingga bergantung pada pasokan dari luar daerah.

Oleh karena itu, kata dia, pemerintah melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon menerapkan upaya kolaboratif ini untuk memastikan ketersediaan pangan tetap terjamin.

“Walaupun bukan daerah produksi, kami bisa mewujudkan ketahanan pangan dengan menjalin kerja sama antarwilayah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala DKP3 Kota Cirebon Elmi Masruroh menjelaskan program Gapura Pangan difokuskan pada kolaborasi antarpelaku usaha pangan lokal, dengan kelompok tani dan distributor dari daerah penghasil seperti Indramayu dan sekitarnya.

Menurut Elmi, sekitar 96 persen kebutuhan pangan masyarakat Cirebon masih dipasok dari luar daerah, sementara produksi beras lokal hanya di bawah 1.000 ton per tahun.

“Kami membuka peluang distribusi pangan melalui kolaborasi antarpelaku usaha untuk memperkuat ketahanan pangan Kota Cirebon,” ujarnya.

Sebagai tahap awal, DKP3 telah memfasilitasi penandatanganan perjanjian kerja sama antara Warung Peduli Inflasi (Waduli) dan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KMP) Kecapi, dengan Gapoktan Sri Makmur di Indramayu untuk pasokan beras premium.

“Kerja sama serupa akan dikembangkan untuk komoditas telur, daging ayam, cabai, dan bawang,” katanya.

Elmi mengatakan telah disiapkan pula, skema subsidi biaya angkut dan kemasan agar produk hasil kerja sama dapat dijual di bawah harga pasar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Petasol

28 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Pengolahan Sampah Plastik M...

Piala Dunia, Prancis Unggul Sementara 2-0 Atas Maroko

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Prancis Unggul...
Ekonomi
Penerapan Program B50 untuk...
Olahraga
Dua Pemain Muda Daffa dan B...

Aksi Tanam Pohon

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Aksi Tanam Pohon
Piala Dunia, Prancis ke Semifinal, Deja Vu Kembali Atasi Maroko 2-0 seperti Tahun 2022

Piala Dunia, Prancis ke Semifinal, Deja Vu Kembali Atasi Maroko 2-0 seperti Tahun 2022

10 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.