Gubernur DKI Targetkan 10 Persen Pramudi Transjakarta Perempuan
📅 Senin, 10 Nov 2025, 17:35 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Reza Pratama Putra
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyerahkan sertifikat kelulusan kepada 13 pramudi perempuan dalam acara Seremonial Kelulusan Program TransJakarta Women Empowerment: Pelatihan Mengemudi Khusus Perempuan di PT Transportasi Jakarta, Cawang, Jakarta Timur, Senin (10/11).
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara PT TransJakarta, ITDP Indonesia, dan UNEP sebagai komitmen untuk membangun ekosistem transportasi publik yang inklusif dan berkelanjutan. Dalam sambutannya, Gubernur Pramono meyakini program ini merupakan langkah yang sangat baik.
"Saya meyakini, program ini adalah program yang sangat baik karena beberapa kali saya naik Transjakarta pada hari Rabu, ketika pengemudinya perempuan itu biasanya lebih tertib, lebih rapi, lebih nyaman, dan saya juga merasa lebih ayem," ujar Gubernur Pramono.
Gubernur meminta Direktur Utama (Dirut) PT TransJakarta, Welfizon Yuza, agar melanjutkan program ini. Ia menargetkan persentase pengemudi perempuan TransJakarta bisa meningkat secara signifikan, dari 2-3 persen menjadi lebih dari 10 persen.
"Kalau itu bisa dicapai, menurut saya adalah sesuatu hal yang positif bukan hanya bagi transportasi di Jakarta, tetapi tentunya buat Transjakarta sendiri dan juga buat Balai Kota," kata dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Gubernur Pramono, program PT Transjakarta ini memberikan ruang kepada perempuan untuk bisa menjadi pramudi di transportasi TransJakarta.
Lebih lanjut, Gubernur Pramono juga menyinggung terkait rencana kenaikan tarif Transjakarta. Ia mengaku masih mempertimbangkan secara matang wacana tersebut.
"Saya lagi betul-betul mempertimbangkan, nanti pada saatnya saya akan memutuskan keputusan yang terbaik untuk kita semua," ujar dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam kesempatan ini, Gubernur Pramono juga menyoroti peningkatan peringkat Jakarta sebagai kota global. Indeks Kota Jakarta telah naik dari peringkat 74 menjadi 71 dari 156 kota.
Tak hanya itu, berdasarkan hasil survei Time Out terkait fasilitas publik, Jakarta menempat posisi 17 dari 50 kota besar dunia dan mengungguli kota-kota seperti Bangkok, Manila, dan Kuala Lumpur.
Gubernur Pramono pun berkomitmen untuk terus meningkatkan posisi Jakarta di tingkat global, salah satunya memperbanyak taman dengan memanfaatkan ruang yang belum digunakan secara optimal seperti di kolong tol dan jembatan. Bahkan ia mengizinkan kepala daerah bekerja sama dengan perusahaan swasta untuk membangun ruang terbuka hijau.
Sementara itu, Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (TransJakarta), Welfizon Yuza, melaporkan antusiasme masyarakat untuk mendaftar program Women Empowerment ini. Dari 100 pendaftar, sebanyak 15 perempuan lolos seleksi untuk mengikuti program beasiswa pelatihan.
Setelah 23 hari pelatihan intensif, 13 orang dinyatakan lulus pelatihan pramudi khusus perempuan. Kerja sama ini merupakan komitmen untuk membangun ekosistem transportasi publik yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.
"Inisiatif Women Empowerment didasari oleh keyakinan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam membentuk wajah baru transportasi publik Jakarta," ungkap dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!