Ini yang Dilakukan Pemkot untuk Memperkuat Ketahanan Pangan di Jayapura
📅 Senin, 03 Agu 2026, 02:48 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoJAYAPURA - Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pertanian setempat menyalurkan bantuan ketahanan pangan dan sarana prasarana (sarpras) pertanian kepada kelompok tani di Distrik Muara Tami Sebagai upaya memperkuat sektor pertanian sekaligus ketahanan pangan masyarakat setempat.
Wali Kota Jayapura Abisai Rollo di Jayapura, Minggu, mengatakan pemerintah daerah terus berupaya untuk mendukung para petani melalui berbagai program bantuan yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut, khususnya Distrik Muara Tami.
Menurut Rollo, bantuan kepada kelompok tani dan masyarakat sebagai bagian dari intervensi pemerintah daerah dalam penanganan kerawanan pangan.
"Bantuan yang disalurkan meliputi mesin pompa air irigasi (alkon), handsprayer (alat semprot pertanian) pestisida, bibit pinang dan sagu, benih bawang merah, pupuk, serta benih padi dan hortikultura," katanya.
Dia menjelaskan pihaknya berharap para penerima agar memanfaatkan bantuan tersebut secara optimal dan bibit yang telah diterima seperti pinang, sagu, dan bawang merah diharapkan segera ditanam, sehingga memberikan hasil yang maksimal bagi peningkatan produksi pertanian.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Namun keberhasilan program ini tidak bisa hanya bergantung pada bantuan yang diberikan, tetapi juga pada kesungguhan para petani dalam mengelolanya," ujarnya.
Dia meminta kepada Dinas Pertanian untuk terus melakukan pendampingan dan pengawasan secara berkelanjutan agar seluruh bantuan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Produktivitas pertanian di Distrik Muara Tami harus berjalan dengan baik dan dengan bantuan ini merupakan bukti kehadiran pemerintah dalam mendukung pembangunan sektor pertanian," katanya lagi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Kota Jayapura Gerardus Ikanubun mengatakan bantuan ketahanan pangan dan pertanian bagi kelompok tani terdiri atas bantuan sarana dan prasarana pertanian serta bantuan intervensi kerawanan pangan.
"Bantuan sarana dan prasarana pertanian meliputi empat unit mesin alkon yang disalurkan kepada empat kelompok tani di Kampung Skouw Sae, Skouw Mabo, Koya Koso, dan Holtekamp. Selain itu sebanyak 120 unit handsprayer diberikan kepada 120 petani padi di lahan CSR (tanggung jawab sosial perusahaan)," katanya.
Dia menambahkan pemerintah juga menyerahkan 4.000 bibit pinang dan 1.000 bibit sagu kepada empat kelompok tani di Kampung Skouw Sae, Skouw Mabo, dan Skouw Yambe.
"Selanjutnya, delapan paket pupuk urea, pupuk NPK, benih padi, cabai, dan tomat disalurkan kepada delapan paket untuk delapan kelompok tani di Skouw Yambe, Skouw Mabo, Koya Barat, dan Holtekamp," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!