Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

CPPETINDO Ajak Masyarakat Tandatangani Petisi Hentikan Perdagangan Daging Anjing

📅 Kamis, 06 Nov 2025, 10:47 WIB | Oleh:
CPPETINDO Ajak Masyarakat Tandatangani Petisi Hentikan Perdagangan Daging Anjing Doc: CPPETINDO
Ket. Pameran Indonesia International Pet Expo (IIPE) Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD Kabupaten Tangerang yang 31 Oktober – 2 November 2025. Pada ajang ini CPPETINDO mengkampanyekan penghentian perdagangan daging anjing dengan nama “Anti Jagal, Mari Jaga.”

JAKARTA - Sebagai salah satu perusahaan pakan hewan yang menaungi banyak merk makanan hewan peliharaan kesayangan di Indonesia, PT. Central Windusejati (CPPETINDO) selalu konsisten mengikuti Indonesia International Pet Expo (IIPE) sebuah pameran hewan peliharaan terbesar di Asia Tenggara. Pada IIPE 2025 yang berlangsung dari 31 Oktober – 2 November 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD Tangerang, mengkampanyekan penghentian perdagangan daging anjing.

Presiden Direktur CPPETINDO, Paulius Juta kemarin menyatakan, dalam IIPE 2025 kali ini, CPPETINDO mengangkat tema tentang “Anti Jagal, Mari Jaga.” Tema ini adalah bentuk kampanye tahunan dari Rocco sebagai salah satu merek dibawah naungan CPPETINDO yang bertujuan menyuarakan penghentian praktik penjagalan dan perdagangan daging anjing dan kucing di Indonesia.

"Melalui kolaborasi Bersama Dog Meat Free Indonesia (DMFI) di ajang IIPE 2025 ini, kami ingin mengajak public, pecinta hewan dan komunitas anabul untuk bersama-sama," tuturnya melalui siaran pers pada hari Kamis (6/11).

Menurut Paulius, bergerak bukan hanya dengan suara, tapi juga dengan aksi nyata melalui penandatanganan petisi online yang otomatis menjadi donasi untuk shelter JAAN Domestic. Satu  petisi akan dikonversi senilai 500 gram makanan anjing.

"Kampanye ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya perlindungan hukum terhadap kesejahteraan hewan kesayangan, khususnya anjing dan kucing. FYI RUU ini,  sudah menjadi prioritas Prolegnas tahun 2026," lanjutnya.

Paulius mengajak para pengunjung saat pameran ikut berpartisipasi langsung di booth CPPETINDO dengan menandatangani petisi larangan konsumsi daging anjing dan kucing. Ini menunjukan bahwa setiap tindakan kecil seperti isi petisi, bisa berdampak besar bagi penyelamatan hewan. 

CPPETINDO sendiri merupakan anak usaha PT Central Proteina Prima Tbk (CP Prima), merupakan produsen dan distributor makanan hewan peliharaan (pet food) terkemuka di Indonesia. Mengusung keyakinan bahwa hewan peliharaan yang sehat adalah hewan yang bahagia, CPPETINDO menekankan pentingnya nutrisi berkualitas untuk menjaga keseimbangan fisik dan mental hewan kesayangan. 

Dengan pemahaman tersebut, para pawrents diharapkan semakin sadar bahwa setiap asupan gizi berdampak besar terhadap kesejahteraan, kebahagiaan, dan kualitas hidup hewan peliharaan mereka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
PLN Kawal Keandalan Listrik...
Megapolitan
PLN UID Jakarta Raya Perkua...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Presiden Prabowo Tinjau Pelaksanaan Sekolah Rakyat di Bali

Presiden Prabowo Tinjau Pelaksanaan Sekolah Rakyat di Bali

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.