Pemprov DKI Gelar Job Fair Disabilitas demi Wujudkan Komitmen Ketenagakerjaan Inklusif
📅 Senin, 03 Nov 2025, 13:20 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Reza Pratama Putra
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan kegiatan Job Fair Penyandang Disabilitas Tahun 2025 yang diselenggarakan di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Senin (3/11).
Dalam sambutannya, Pramono menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memberikan peran nyata dan konkret bagi penyandang disabilitas di Ibu Kota.
Hal ini ditunjukkan salah satunya dengan menyediakan kafe Difabis di berbagai kantor pemerintahan sebagai wadah pemberdayaan bagi penyandang disabilitas.
"Bagi saya pribadi, disabilitas memang harus mendapatkan peran yang nyata dan konkret," ujar Gubernur Pramono.
Dalam rangka Hari Disabilitas Internasional, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen membuat ekosistem ketenagakerjaan Jakarta semakin inklusif dan berkeadilan. Diharapkan ekosistem ini tidak hanya memberikan manfaat bagi kelompok disabilitas, namun juga bagi Pemprov DKI.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ini akan membawa kebaikan bukan hanya bagi kelompok disabilitas, tetapi juga bagi masyarakat dan terutama bagi Pemerintah Jakarta sendiri," kata dia.
Pemprov DKI Jakarta berkomitmen membuat ekosistem ketenagakerjaan Jakarta semakin inklusif dan berkeadilan Pramono mengungkapkan, job fair sebelumnya telah berhasil menyalurkan sekitar 150 pencari kerja disabilitas. Untuk meningkatkan peluang kelompok disabilitas mendapatkan pekerjaan, Pemprov DKI juga akan memberikan pelatihan kerja guna meningkatkan keterampilan mereka.
"Sehingga saya meminta kepada Kepala Dinas Ketenagakerjaan, selain matching job, upskilling ini juga menjadi penting," ucap dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Gubernur Pramono berharap, seluruh warga Jakarta mendapatkan kesempatan yang sama dalam memperoleh pekerjaan. Dengan pertumbuhan ekonomi di Jakarta yang telah mencapai 5,18 persen juga diharapkan memberikan dampak positif bagi penyandang disabilitas.
Selain itu, ia juga menegaskan agar tidak ada diskriminasi untuk penyandang disabilitas dalam mendapatkan pekerjaan, sesuai dengan aturan perundang-undangan.
Perhatian Pemprov DKI Jakarta kepada kelompok disabilitas diwujudkan dalam berbagai kebijakan dan fasilitas. Di antaranya yakni pemberikan Kartu Disabilitas, penyediaan Pasukan Putih untuk membantu warga rentan, akses transportasi gratis di Jakarta, dan lain sebagainya.
"Secara khusus memang Pasukan Putih kita beri latihan untuk menghadapi para disabilitas," tutur Gubernur Pramono.
Meski demikian Gubernur Pramono mengakui, fasilitas bagi kelompok disabilitas saat ini masih membutuhkan perbaikan, salah satunya di berbagai halte bus. Karena itu, ia juga menekankan komitmen Pemprov untuk meningkatkan akses layanan bagi penyandang disabilitas.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Nakertransgi) Provinsi DKI Jakarta, Syaripudin, menyampaikan acara yang digelar dengan mengusung tema "Peluang Tanpa Batas, Membuka Jalan untuk Semua" ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam mewujudkan ketenagakerjaan yang inklusif dan berkeadilan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!