Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ketegangan AS–Venezuela Memanas, Trump Sebut Maduro “Segera Jatuh”

📅 Senin, 03 Nov 2025, 19:15 WIB | Oleh:
Ketegangan AS–Venezuela Memanas, Trump Sebut Maduro “Segera Jatuh” Doc: Antara
Ket. Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

Istanbul - Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan bahwa masa jabatan Presiden Venezuela Nicolas Maduro akan berakhir tidak lama lagi di tengah meningkatnya ketegangan dan meningkatnya kehadiran militer Amerika di Karibia.

Dalam wawancara dengan program 60 Minutes di CBS News yang tayang pada Minggu (2/11), Trump ditanya oleh pembawa acara Norah O'Donnell apakah masa jabatan Maduro sebagai presiden tidak akan lama lagi.

"Saya akan menjawab ya. Saya rasa begitu," jawabnya, sambil menolak kemungkinan berperang melawan Venezuela.

Namun, Trump menolak untuk mengatakan apakah isu potensi serangan darat di Venezuela benar atau tidak.

“Sepertinya saya tidak akan mengatakan saya akan melakukan hal itu,” katanya, tanpa memberi rincian lebih lanjut.

Pada Jumat, Trump juga membantah laporan media bahwa serangan terhadap instalasi militer di Venezuela akan segera terjadi, dan mengatakan kepada wartawan bahwa dia belum membuat keputusan terkait hal tersebut.

Beberapa media AS melaporkan bahwa pemerintahan Trump telah memutuskan untuk melancarkan serangan terhadap instalasi militer di Venezuela sebagai bagian dari dugaan perang melawan "narko-terorisme" dan bahwa serangan itu bisa terjadi kapan saja.

Washington menuduh Maduro memimpin Cartel de los Soles, sebuah kelompok kriminal yang berbasis di negara Amerika Selatan tersebut.

Pada Juli 2025, Washington menetapkannya sebagai organisasi Teroris Global yang Ditetapkan Khusus (SDGT).

Setidaknya 14 serangan telah dilakukan sejak awal September, sebagian besar di Laut Karibia dan Pasifik Timur, menewaskan lebih dari 64 orang.

Kelompok hak asasi manusia dan pakar hukum mempertanyakan legalitas operasi tersebut, dengan alasan bahwa serangan AS terhadap kapal-kapal yang diduga mengangkut narkoba melanggar hukum internasional.

Kepala Hak Asasi Manusia PBB Volker Turk menyebut serangan itu "tidak dapat diterima" dan mendesak penyelidikan independen atas apa yang digambarkan kantornya sebagai pembunuhan di luar hukum.

Maduro menuduh Washington merekayasa perang melawan negaranya, menyebut tuduhan AS itu "vulgar" dan "sepenuhnya palsu."

Dia menegaskan bahwa Venezuela "tidak memproduksi daun kokain" dan mengatakan pergerakan militer AS di dekat pantainya menandakan rencana untuk "perang baru yang abadi."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.