Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenhut Targetkan Penghentian Permanen Tambang Ilegal di TNGHS

📅 Senin, 03 Nov 2025, 16:01 WIB | Oleh:
Kemenhut Targetkan Penghentian Permanen Tambang Ilegal di TNGHS Doc: ANTARA/HO-Kemenhut
Ket. Tim gabungan Gakkum Kemenhut dan TNI mengamankan salah satu lokasi penambangan emas tanpa izin (PETI) di TN Gunung Halimun Salak, Jawa Barat, Rabu (29/10)

Jakarta -- Ditjen Penegakan Hukum Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menargetkan operasi penertiban pertambangan tanpa izin (PETI) di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) dapat mewujudkan penghentian permanen aksi tersebut.

Direktur Penindakan Pidana Kehutanan Ditjen Gakkum Kemenhut Rudianto Saragih seperti yang dikutip di Jakarta, Senin, menyampaikan langkah penertiban tambang ilegal telah dilakukan di TNGHS sampai akhir Oktober 2025 sebanyak 411 lubang PETI sudah teridentifikasi.

Rudianto menjelaskan bahwa sesuai dengan arahan dari Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni bahwa penertiban kawasan itu dilakukan sebagai salah satu langkah mitigasi bencana memasuki musim hujan.

"Kalau kita lesson learn dari beberapa operasi yang kita lakukan, dalam operasi skala tahun ini kita mencoba melakukan operasi penyelesaian permanen. Jadi kita tidak hanya membubarkan, mengamankan, menguasai, tapi bagaimana lokasi itu steril untuk skala permanen," tuturnya.

Beberapa langkah sudah dipelajari termasuk melakukan penutupan permanen lubang dengan lumpur hasil tailing atau semen. Terdapat juga potensi penutupan permanen dengan peledakan.

"Karena ini kita harus tahu, tipikal logamnya, lubang dan kerjanya macam-macam. Jadi ada yang lubangnya ke bawah, ada yang dia mengikuti pembukaan bukit, ada juga lubangnya mengarah ke atas," tuturnya.

Tidak hanya penertiban di kawasan, pihaknya juga berencana menindak pelaku penyedia bahan bakar solar dan sianida. Selain juga menertibkan mandor yang mengajak penambang masuk ke kawasan konservasi lalu memungut uang.

"Baru yang terakhir nanti kita target siapa pemodal dan penyuplai kerja kawan-kawan dan penerima dari barang-barang emas ini," tuturnya.

Sebelumnya, Ditjen Gakkum Kemenhut menggelar operasi gabungan bersama TNI menindak praktik PETI di dalam kawasan TNGHS, Jawa Barat pada Rabu (29/10).

Ketujuh lokasi yang menjadi sasaran penertiban termasuk Gunung Telaga, Cisoka, Gunung Kencana, Gunung Botol, Gang Panjang, Cibeduk, Cikidang, Pangarangan dan Gunung Koneng.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Pasang Pelican Crossing...
Olahraga
John Stones Resmi Gabung In...
Megapolitan
IQAir: Kualitas Udara Jakar...
Megapolitan
Warga Rusun Marunda Hadirka...
Olahraga
Resmi Gabung Inter Miami, C...
Olahraga
Uji Coba Pramusim: Barcelon...
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren

Pemprov NTT dan Pemerintah Pusat Matangkan Persiapan PON 2028

Pemprov NTT dan Pemerintah Pusat Matangkan Persiapan PON 2028

30 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.