Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Aceh Minta Hashim Djojohadikusumo Dukung Pengembangan KEK Arun Lhokseumawe

📅 Jumat, 31 Jul 2026, 07:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Aceh Minta Hashim Djojohadikusumo Dukung Pengembangan KEK Arun Lhokseumawe Doc: Antara
Ket. Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem (Kanan) saat bertemu Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Perubahan Iklim, Hashim Djojohadikusumo terkait pengembangan investasi di Aceh, di Jakarta.

Banda Aceh - Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem meminta Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Perubahan Iklim Hashim Djojohadikusumo mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe guna memperkuat investasi dan hilirisasi sektor minyak dan gas (migas) di Aceh.

Juru Bicara Pemerintah Aceh Nurlis Effendi mengatakan permintaan tersebut disampaikan langsung Mualem saat bertemu Hashim Djojohadikusumo di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu dalam pembahasan mengenai investasi dan hilirisasi industri di Aceh.

"Gubernur Mualem menekankan pentingnya pengembangan industri hilir atas sumber daya gas yang dihasilkan dari Blok Andaman, termasuk yang dikelola oleh Mubadala Energy," kata Nurlis di Banda Aceh, Kamis (30/7).

Menurut Nurlis, pembahasan tersebut juga mencakup potensi pengembangan Blok Andaman sebagai salah satu sumber energi strategis yang dapat mendorong pertumbuhan industri di Aceh.

Ia mengatakan Pemerintah Aceh menghormati setiap kebijakan yang ditetapkan pemerintah pusat terkait pengelolaan sumber daya alam. Namun, pemerintah daerah berharap pemanfaatan sumber daya tersebut dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Aceh sebagai daerah penghasil.

Pemerintah Aceh menilai hilirisasi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, memperluas lapangan kerja, mendorong tumbuhnya industri berbasis gas, serta memperkuat daya saing ekonomi daerah.

"Prinsipnya sama-sama senang. Perusahaan dapat laba, pemerintah pusat ada pemasukan, pemerintah Aceh dapat untung, dan terjadi multiplier effect ekonomi yang mendorong kesejahteraan masyarakat Aceh," ujar Nurlis mengutip pernyataan Gubernur.

Dalam pertemuan tersebut, Mualem dan Hashim juga sepakat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Aceh untuk mengoptimalkan potensi energi melalui investasi berkelanjutan, pengembangan industri hilir, serta pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai bentuk dukungan terhadap investasi, Pemerintah Aceh menegaskan komitmennya menciptakan iklim usaha yang kondusif melalui penyederhanaan prosedur serta percepatan pelayanan perizinan bagi investor.

"Aceh memberikan kepastian bagi para investor. Memberi kemudahan dalam proses investasi, termasuk penyederhanaan dan percepatan pelayanan perizinan," kata Nurlis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.