Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Longsor Susulan, Bupati Trenggalek Perintahkan Warga Rawan Bencana Mengungsi

📅 Senin, 03 Nov 2025, 22:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Longsor Susulan, Bupati Trenggalek Perintahkan Warga Rawan Bencana Mengungsi Doc: Antara Foto
Ket. Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin bersama perwakilan Kemensos dan BPBD Jatim meninjau lokasi longsor yang menyebabkan tiga korban meninggal dan satu luka ringan di Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Trenggalek, Senin (3/11/2025).

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin memerintahkan warga yang bermukim di daerah rawan bencana untuk mengungsi karena kawasan sekitar lokasi longsor masih berpotensi terjadi bencana susulan.

Perintah tersebut ia sampaikan saat mengunjungi keluarga korban tanah longsor di Dusun Banaran, Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Senin.

Bersama perwakilan Kementerian Sosial dan BPBD Provinsi Jawa Timur, kunjungan diawali dengan ziarah ke makam empat korban meninggal dunia akibat longsor yang terjadi Sabtu (1/11) malam.

Dalam kesempatan itu, Bupati yang akrab disapa Mas Ipin menyalurkan bantuan dan memastikan langkah mitigasi bencana dilakukan secara cepat.

Menurutnya, kawasan sekitar lokasi longsor masih berpotensi terjadi bencana susulan.

Dari hasil tinjauan lapangan, terlihat sejumlah keretakan tanah di area mahkota longsor dan pergerakan tanah yang kembali terjadi saat hujan deras.

"Yang paling penting sekarang adalah memberikan pemahaman kepada warga bahwa mereka tinggal di zona rawan. Jika curah hujan tinggi, segera mengungsi ke tempat aman," ujar Mas Ipin.

Untuk sementara, Pemerintah Kabupaten Trenggalek menyiapkan SDN Satu Atap Depok sebagai lokasi pengungsian warga ketika hujan deras turun, lengkap dengan fasilitas tidur, konsumsi, dan air bersih.

Dalam jangka panjang, pemkab juga menyiapkan lahan untuk relokasi permanen bagi warga terdampak.

Mas Ipin mengungkapkan, langkah penanganan bencana di Desa Depok akan melibatkan dukungan dari Pemprov Jatim dan Kementerian Sosial.

"Kami akan sinergikan pendanaan antara Kemensos, Pemprov, dan Pemkab untuk relokasi jangka panjang. Termasuk 95 rumah di kawasan Depok yang juga perlu direlokasi total," katanya.

Ia juga menginstruksikan BPBD Trenggalek untuk memperkuat sistem peringatan dini (early warning system) di sejumlah desa rawan bencana, serta mengaktifkan koordinasi dengan organisasi radio komunikasi RAPI dan ORARI agar komunikasi tetap berjalan meski listrik dan jaringan seluler terputus.

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi, yang turut mendampingi Bupati, menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah cepat pemkab.

Ia menyebutkan masih ada ruang fiskal sekitar Rp3 miliar untuk penanganan bencana hingga akhir tahun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Nasional
Jadwal TKA untuk Jenjang SM...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.