Tradisi Boxing Day Tergerus Jadwal Padat: Liga Inggris Salahkan Ekspansi Kompetisi Eropa
📅 Minggu, 02 Nov 2025, 09:16 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
LONDON, INGGRIS - Tradisi sepak bola Inggris di hari Boxing Day terancam pudar. Untuk pertama kalinya dalam lebih dari empat dekade, Liga Inggris hanya akan menggelar satu pertandingan pada tanggal 26 Desember mendatang. Pertandingan tunggal itu mempertemukan Manchester United dan Newcastle United di Old Trafford,meninggalkan jutaan penggemar yang biasa menanti pesta bola Natal dengan jadwal penuh.
Keputusan ini langsung memicu reaksi publik, namun Liga Inggris buru-buru memberi penjelasan. Menurut otoritas liga, berkurangnya laga di tengah periode liburan ini tak lepas dari ekspansi kompetisi Eropa di bawah naungan UEFA.
“Liga Inggris ingin mengakui situasi yang menyebabkan berkurangnya jumlah pertandingan pada Boxing Day musim ini,yang berdampak pada salah satu tradisi penting dalam sepak bola Inggris,” tulis liga dalam pernyataan resmi,Sabtu (1/11).
UEFA sebelumnya telah memperluas format Liga Champions, Liga Europa, dan Liga Konferensi Europa. Jumlah peserta bertambah, dan fase grup kini mencakup 10 pertandingan di tengah pekan,naik dari enam laga sebelumnya. Dampaknya, Liga Inggris harus menyesuaikan kalender domestik agar tidak berbenturan dengan jadwal Eropa yang makin padat.
Perubahan itu membuat liga tertua di dunia ini hanya memiliki 33 akhir pekan kompetisi musim ini,lebih sedikit dari musim-musim sebelumnya, meski total pertandingan tetap 380 sejak 1995.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Dengan lebih sedikit akhir pekan yang tersedia, perencanaan jadwal semakin terbatas dan harus menyesuaikan kalender yang ada,” tulis Liga Inggris dalam pernyataan mereka.
Selain benturan jadwal, faktor kebugaran pemain juga menjadi perhatian. FIFA menetapkan jeda minimal 72 jam antarpertandingan untuk menjaga kondisi fisik para pemain. Aturan itu makin mempersempit ruang Liga Inggris dalam menyusun agenda pertandingan sepanjang Desember.
“Seperti musim-musim sebelumnya, pengaturan khusus telah dibuat untuk memberikan waktu pemulihan lebih panjang selama periode Natal,” lanjut Liga Inggris. “Kami memastikan tidak ada klub yang bermain dalam rentang waktu kurang dari 60 jam.”
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebagai gantinya, tujuh pertandingan akan dimainkan pada hariSabtu, 27 Desember, dan dua laga lainnya pada Minggu, 28 Desember. Keputusan itu diambil demi keseimbangan antara tradisi dan perlindungan terhadap kebugaran pemain.
Namun bagi banyak penggemar, hilangnya hiruk-pikuk sepak bola di Boxing Day terasa seperti kehilangan sebagian dari jiwa Liga Inggris. Selama puluhan tahun, tanggal 26 Desember identik dengan stadion penuh, rivalitas klasik, dan atmosfer Natal yang meriah di lapangan hijau.
Meski demikian, Liga Inggris berjanji akan menghidupkan kembali tradisi tersebut pada musim depan. “Kami dapat memastikan bahwa musim depan akan ada lebih banyak pertandingan Premier League pada Boxing Day, karena tanggal tersebut jatuh pada hari Sabtu,” tutup pernyataan liga.
Minimnya jadwal tahun ini menegaskan satu hal: kalender sepak bola modern kian sesak. Kompetisi domestik dan Eropa kini saling berebut ruang, sementara tradisi lama perlahan tergerus oleh tuntutan komersial dan padatnya siaran global. Boxing Day tahun ini mungkin akan terasa sepi,tapi juga menjadi pengingat bahwa bahkan tradisi tertua pun tak kebal terhadap perubahan zaman.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!