Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sembilan Titik Rawan Banjir di Makassar Akibat Drainase Tertimbun Sampah

📅 Minggu, 02 Nov 2025, 23:45 WIB | Oleh:
Sembilan Titik Rawan Banjir di Makassar Akibat Drainase Tertimbun Sampah Doc: Antara
Ket. Kondisi di kawasan Jalan AP Pettarani pada saat intensitas hujan tinggi dan menyebabkan genangan air sepanjang Jalan AP Pettarani, Makassar.

Makassar - Satgas drainase Dinas PU Kota Makassar mencatat terdapat sembilan titik rawan banjir di Makassar yang terjadi akibat penimbunan sampah di drainase.

"Dari pantauan di lapangan ditemukan pemicu banjir akibat drainase yang tertutup sampah plastik dan ranting kayu," kata Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Satgas Drainase Dinas Pekerjaan Umum PU Kota Makassar Ronny Narra di Makassar, Minggu.

Dia mengatakan, penimbunan sampah tersebut menyebabkan aliran drainase terhambat sehingga menimbulkan genangan pada saat hujan turun.

Selain itu, terdapat sampah rumah tangga yang turut bersama sampah umum berupa plastik dan kayu. Kondisi tersebut terjadi di sejumlah Jalan Utama kota Makassar seperti di Jalan Jenderal Sudirman, Ahmad Yani, Sultan Hasanuddin dan juga Jalan Metro Tanjung Bunga.

Kondisi tersebut ditambah dengan adanya sedimentasi akibat hasil pengerukan sampah di saluran irigasi atau got yang kembali masuk ke saluran air atau pembuangan.

Sementara di sejumlah perumahan juga mengalami kendala penyumbatan saluran air ke tempat pembuangan atau waduk pembuangan seperti di perumahan Kodam 3 dan BTN tirasa di wilayah sudiang, Makassar.

Kondisi serupa juga terjadi di kawasan Paccerakkang yang menyebabkan pada saat terjadi hujan yang cukup deras menimbulkan genangan air yang sulit mengalir ke daerah yang lebih rendah.

Termasuk di kawasan sekitar Kantor gubernur Sulsel di Jalan Urip Sumoharjo sekitar wilayah perkantoran di bilangan jalan ape Pettarani dan Jalan Yusuf Daeng Ngawing, Makassar.

Lokasi yang menjadi rawan banjir tersebut juga turut menjadi perhatian BPBD Kota Makassar, sehingga masyarakat di kawasan tersebut diimbau untuk senantiasa bergotong-royong membersihkan saluran airnya untuk mencegah banjir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korea Utara Kembali Luncurk...
Daerah
Disdag Mataram: Pekan Ini P...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.