Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenpar Dorong Wisata Gastronomi Padang Demi Status Kota Kreatif UNESCO

📅 Rabu, 29 Apr 2026, 16:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenpar Dorong Wisata Gastronomi Padang Demi Status Kota Kreatif UNESCO Doc: Antara
Ket. Menteri Pariwisata (Menpar) RI Widiyanti Putri Wardhana mendengarkan aspirasi sektor pariwisata Sumatera Barat di Kota Padang, Rabu, (29/4).

Kota Padang - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI menyiapkan paket wisata gastronomi untuk Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), yang saat ini sedang berupaya mendapatkan pengakuan dari UNESCO Creative Cities Network (UCCN) di bidang gastronomi.

"Kami bersama dunia industri dan dinas pariwisata membuat paket-paket wisata gastronomi bagi Kota Padang," kata Menteri Pariwisata (Menpar) RI Widiyanti Putri Wardhana di Kota Padang, Rabu (29/4).

wisata gastronomi merupakan  perjalanan wisata ke suatu daerah yang menjadikan makanan sebagai tujuan utama rekreasi, termasuk di dalamnya sejarah, asal muasal, budaya, seni penyajian.

Hal tersebut disampaikan Menpar RI saat mengunjungi Kompleks Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi yang berada di jantung Kota Padang bersama Gubernur Sumbar Mahyeldi dan Anggota DPD RI Irman Gusman.

Menpar mengatakan penyiapan paket wisata tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat khususnya Kemenpar dalam memajukan program pemerintah daerah di sektor pariwisata.

Dalam kunjungan itu, ia berharap pada 2027 Kota Padang bisa menyelenggarakan Wonderful Indonesia Gastronomi.

Agenda itu diharapkan menjadi instrumen yang kuat bagi Padang agar segera mendapatkan pengakuan internasional terutama dalam hal gastronomi.

Ia meyakini Pemerintah Kota Padang bisa menyelenggarakan agenda pariwisata berskala internasional tersebut. Apalagi, beberapa kota besar di Indonesia yakni Jakarta dan Bali sudah lebih dulu mengadakannya.

Artinya, praktik baik sebelumnya bisa menjadi acuan bagi Kota Padang untuk menyukseskan Wonderful Indonesia Gastronomi 2027.

"Mudah-mudahan tahun depan kita bisa menyelenggarakan di Kota Padang," harap dia.

Menpar menyebut dengan menggencarkan sektor gastronomi maka berbagai macam kuliner asal Ranah Minang akan semakin dikenal luas oleh publik di kancah nasional bahkan internasional.

Upaya ini diharapkan sekaligus menjadi pintu masuk mendatangkan wisatawan dari berbagai negara untuk berkunjung ke Ranah Minang sehingga turut menopang pertumbuhan ekonomi daerah maupun pusat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korea Utara Kembali Luncurk...
Daerah
Disdag Mataram: Pekan Ini P...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.