Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Meriah! BLACKPINK DEADLINE di Jakarta Disambut Sorakan Ribuan BLINK

📅 Minggu, 02 Nov 2025, 18:25 WIB | Oleh: Tim Penulis

Ketika Rosè dan Jisoo berusaha menyampaikan pemikiran mereka dengan bahasa Indonesia, hal yang terlihat adalah usaha mereka mempelajari bahasa Indonesia untuk berinteraksi dengan audiens di Indonesia.

Gestur konsiderasi juga terlihat pada segmen solo Rosè. Anggota yang dikenal sebagai penggemar makanan ini, bahkan disebut Foodsé (gabungan dari food dan Rosè) oleh BLINK, menyematkan adegan pendek sebelum penampilan individunya. Sembari bersiap menuju panggung, Rosè memakan makanan lokal tiap negara yang dikunjungi. Di Indonesia, dia memilih nasi goreng pada malam pertama konser.

Ide kreatif Rosè ini menunjukkan interaksi timbal balik dari dirinya sebagai musisi. Penggemar berusaha mengenali BLACKPINK melalui musik, dan Rosè berusaha mengenali penggemar melalui budaya lokal. Gestur ini juga memperlihatkan kesadaran dia soal kekuatan budayanya sebagai artis besar, karena dia turut mempromosikan kearifan budaya lokal tiap-tiap negara kepada audiensnya yang berskala global.

Segmen Dance Challenge pada momen transisi menuju encore juga menjadi salah satu kekuatan konser. Audiens diberikan kesempatan untuk menarikan lagu-lagu BLACKPINK, di mana kamera akan merekam penggemar secara acak dan menampilkannya di layar besar konser. Segmen ini berperan dalam membangun kedekatan antara penggemar dengan BLACKPINK.

Akan tetapi, secara umum, interaksi BLACKPINK bersama audiens cukup terbatas bila dibandingkan dengan musisi K-Pop lainnya. Umumnya, segmen perbincangan bersama audiens memakan durasi yang cukup panjang dengan percakapan akrab antara artis dan penggemar. Musisi lain yang tampil dalam stadion besar juga sering kali menggunakan kereta untuk berkeliling menyapa penggemar secara lebih dekat. Pola ini tidak terlihat pada konser BLACKPINK.

Kreativitas Produksi

Selayaknya konser musisi besar, produksi panggung konser DEADLINE dibalut dengan efek visual yang megah dengan dukungan permainan kembang api.

Terdapat tiga layar besar (layar tengah bisa terbelah dua sebagai akses keluar-masuk artis) yang mendukung kebutuhan penggemar melihat detail penampilan panggung, mengingat ukuran stadion yang  besar sehingga jarak pandang audiens relatif jauh. Dua layar samping pun terkadang menampilkan gambar yang berbeda, sehingga aktivitas tiap anggota tetap tertangkap kamera meski berada pada sisi terpisah di panggung.

Sayangnya, untuk skala penampilan stadion, BLACKPINK kurang mengeksplorasi potensi pada produksi kreatif panggung. Secara umum, penampilan grup musik asal Korea Selatan ini lebih berfokus pada suara dan dansa, mereka cenderung tidak menambahkan properti lain untuk menambah visual konser. Permainan panggung bergerak juga terbilang standar bila mengingat luasnya panggung konser.

Selain itu, dimensi bercerita (storytelling) juga kurang terasa padu. Daftar lagu yang ditampilkan merupakan deret hit secara berturut-turut, namun tidak menunjukkan benang merah terhadap tajuk konser DEADLINE. Video jeda konser (VCR) yang menampilkan para anggota di gurun pasir atau sedang berkendara di Las Vegas, secara visual, juga kurang mendukung tema dan aksi panggung dari DEADLINE.

Namun tampaknya, keterbatasan proses kreatif itu bukan masalah bagi audiens. Karena audiens tetap bersemangat dalam menikmati penampilan Jisoo, Lisa, Rosè, dan Jennie sambil menyanyikan lirik lagu kata per kata. Antusiasme audiens Indonesia mendapat sorotan dari penggemar luar maupun anggota BLACKPINK itu sendiri.

Di media sosial, misalnya, terdapat percakapan bahwa BLINK Indonesia layak mendapatkan number one girl, lagu solo Rosè yang pertama kali ditampilkan sepanjang tur DEADLINE, karena menjadi audiens nomor satu yang paling keras dalam menyanyikan lagu grup maupun tiap anggota.

Rosè pun sempat menghentikan nyanyiannya dan mengarahkan mikrofonnya ke arah audiens ketika menyadari semangat bernyanyi para penggemar Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.