Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pantai Kuyon, Ketika Sawah dan Laut Saling Bertemu

📅 Jumat, 31 Okt 2025, 07:42 WIB | Oleh:
Pantai Kuyon, Ketika Sawah dan Laut Saling Bertemu Doc: Foto :Desa Nglebeng
Ket. Pantai Kuyon adalah salah satu destinasi wisata yang mempesona di pesisir selatan Jawa Timur, tepatnya di Desa Nglenbeng, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek. Pantai ini menawarkan keindahan alam yang menakjubkan serta suasana yang tenang, ideal untuk wisatawan yang mencari ketenangan dan keindahan alam.

SALAH satu destinasi wisata unggulan Trenggalek adalah Pantai Kuyon. Pantai berbentuk melingkar yang berada di teluk sempit ini bukan hanya menawarkan perpaduan alam yang lengkap, birunya laut, deburan ombak, tebing karang, pulau kecil, dan hamparan persawahan yang hijau.

Pantai Kuyon terletak di Desa Nglebeng, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, Provinsi Jawa Timur. Akses menuju lokasi dapat ditempuh dari pusat Kabupaten Trenggalek melalui jalan raya menuju Kecamatan Panggul, kemudian dilanjutkan dengan jalan desa atau jalan setapak menuju pantai.

Jaraknya dari pusat Kota Trenggalek sekitar 55 km, atau membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam 40 menit perjalanan menggunakan kendaraan. Beberapa bagian jalan menuju pantai agak sempit dan menanjak, terutama saat memasuki area tebing atau lembah menuju spot tersembunyi.

Bibir pantainya menawarkan hamparan pasir putih yang lembut dan bersih, serta air laut yang jernih kebiruan, kombinasi yang memikat bagi wisatawan. Di beberapa titik pantai terdapat tebing karang atau bongkahan batu besar yang menjulang, memberi tekstur lanskap yang lebih dramatis dibanding garis pantai datar.

Di perairan Pantai Kuyon berdiri gagah Pulau Karangmalang, yang hingga kini masih berstatus “mengambang” antara wilayah Kabupaten Trenggalek dan Tulungagung. Pulau kecil yang tak pernah berhenti dihantam ombak Samudra Hindia ini menjadi ikon dan daya tarik tersendiri bagi plantai ini.

Pemandangan Sawah

Yang menjadikan Pantai Kuyon semakin menarik adalah keberadaan areal persawahan tepat di tepi pantai , sangat dekat dengan garis laut. Persawahan hijau yang sesekali berubah kuning saat padi mulai panen menciptakan pemandangan berlapis warna: birunya laut, putihnya pasir, dan hijaunya hamparan padi.

Fenomena seperti ini jarang ditemui di pantai-pantai Indonesia. Inilah keunikan sekaligus pesona khas Pantai Kuyon. Di sini wisatawan bisa benar-benar back to nature, menikmati suasana pedesaan dengan udara pesisir yang hangat, dalam satu bingkai pemandangan yang utuh.

Persawahan ini terbentuk karena perbukitan di belakang Pantai Kuyon relatif landai, serta ditunjang oleh air irigasi melimpah yang berasal dari perbukitan sekitar. Hal ini memungkinkan lahan sawah terus terjaga dan menjadi sumber penghidupan warga.

Masyarakat Desa Tasikmadu dan sekitarnya menggantungkan hidup dari kombinasi pertanian dan perikanan kecil. Pagi hari mereka turun ke sawah, sore hari mereka memancing atau mencari ikan di tepian pantai.

Sawah di Pantai Kuyon tidak hanya memiliki fungsi ekonomi, tetapi juga menjadi simbol kemandirian dan keseimbangan antara tanah, air, dan laut.
Beberapa warga bahkan menyebut sawah ini sebagai “tanah yang diberkahi dua kali oleh gunung dan oleh laut.”

Batuan Oval

Di kawasan Pantai Kuyon terdapat spot unik bernama Lembah Watu Pawon, terletak di sebelah timur pantai. Lokasinya berupa teluk sempit di antara tebing karang, dengan batu karang besar di tengah perairan berombak, seolah membentuk pulau mini.

Hamparan batuan krakal berbentuk oval berukuran rata-rata sebesar buah pepaya menjadi ciri khas lembah ini. Bibir pantai di titik tersebut menampilkan karakter yang kuat dan artistik, dengan perpaduan ombak yang menghantam batu-batu halus di bawah sinar matahari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.