Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamendagri Bima Arya Tegaskan Empat Syarat Penting Siapkan Lahan Kopdeskel Merah Putih di Daerah

📅 Kamis, 30 Okt 2025, 18:45 WIB | Oleh:
Wamendagri Bima Arya Tegaskan Empat Syarat Penting Siapkan Lahan Kopdeskel Merah Putih di Daerah Doc: Istimewa

JAKARTA – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan empat syarat strategis yang wajib dipenuhi dalam menyiapkan lahan pembangunan Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih di berbagai daerah. Penegasan ini disampaikan saat dirinya meninjau Command Center untuk percepatan penyiapan Kopdeskel Merah Putih di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (30/10/2025).

Menurut Bima, keempat syarat tersebut menjadi fondasi penting agar pembangunan Kopdeskel berjalan efektif dan tepat sasaran. Ia menilai keberhasilan program nasional ini sangat bergantung pada kesiapan teknis dan administratif setiap lokasi yang akan dibangun.

“Saya akan lebih perjelas lagi, lahan itu ada empat yang harus dipertimbangkan,” ujar Bima dalam arahannya di hadapan jajaran pemerintah daerah.

Ia menjelaskan, syarat pertama adalah kejelasan status kepemilikan lahan. Kepala desa dan camat harus memastikan status lahan tersebut, apakah merupakan aset desa, kabupaten, provinsi, atau milik kementerian/lembaga, agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

Syarat kedua, kata Bima, lahan harus memiliki luasan minimal 1.000 meter persegi. Luasan ini diperlukan untuk menampung bangunan utama, area parkir, dan fasilitas pendukung lain agar Kopdeskel dapat berfungsi optimal bagi masyarakat.

“Secara keseluruhan sekitar seribu meter atau menyesuaikan kondisi. Nah, itu untuk luasan lahan,” ujarnya menegaskan.

Syarat ketiga yang harus dipenuhi adalah lokasi lahan harus strategis dan mudah diakses oleh masyarakat. Hal ini penting agar Kopdeskel benar-benar menjadi pusat kegiatan ekonomi desa sekaligus mendorong tumbuhnya usaha mikro di wilayah sekitar.

Adapun syarat keempat, lahan yang disiapkan harus siap pakai dan tidak berada di kawasan rawan bencana. Bima meminta setiap daerah melakukan survei teknis agar lahan yang dipilih memiliki kontur tanah stabil serta tidak membutuhkan pekerjaan berat seperti cut and fill yang rumit.

“Jadi, pastikan lahan itu matang, tidak ada lagi pekerjaan cut and fill yang susah. Kalau sekadar perapian, tidak apa-apa. Dan pastikan kualitas dari tanah itu stabil, tidak di lokasi rawan bencana,” tegasnya.

Untuk mempercepat proses identifikasi lahan, Bima menginstruksikan Satuan Tugas (Satgas) Kopdeskel Merah Putih di tingkat kecamatan agar aktif berkoordinasi dengan kepala desa. Ia menekankan pentingnya kerja kolaboratif lintas tingkat pemerintahan agar setiap tahap persiapan berjalan cepat dan akurat.

“Jadi, para camat tolong lebih aktif dan progresif lagi berkoordinasi dengan teman-teman Kades semua, dan kemudian nanti melakukan identifikasi lahan-lahan tadi bersama,” imbuhnya.

Apabila ditemukan kendala teknis di lapangan, lanjut Bima, kepala desa dan Satgas Kecamatan dapat langsung berkonsultasi dengan PT Agrinas Pangan Nusantara melalui portal resmi. Sedangkan untuk persoalan kepemilikan lahan, koordinasi dapat dilakukan dengan Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) serta Ditjen Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri.

“Terkait alas hak atau kepemilikan ini langsung kita juga menyiapkan PIC dari Ditjen Pemdes dan Keuda,” ujarnya.

20251030182915_1000228108.jpg

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
KM Mutiara Sentosa II Menga...

Pemerintah Evaluasi Operator KMP Mutiara Santosa II Usai Kebakaran

30 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Pemerintah Evaluasi Operato...

Ratusan korban selamat KMP Mutiara Santosa II Tiba di Surabaya

34 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Ratusan korban selamat KMP ...
Ekonomi
Jelang HUT RI, Pedagang Ben...

Laga Penentu Jalan Menuju Empat Besar

37 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Laga Penentu Jalan Menuju E...

Arsenal Siap Berburu Semua Gelar

52 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Arsenal Siap Berburu Semua ...
Olahraga
Payton II Jadi Kunci Kebang...
Luar Negeri
Ceuta Spanyol Hadapi Gelomb...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.