Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kendaraan Taktis 'Pandu': Semula Bermesin Diesel, Kini Bertenaga Listrik Penuh

📅 Kamis, 19 Jun 2025, 12:45 WIB | Oleh:
Kendaraan Taktis 'Pandu': Semula Bermesin Diesel, Kini Bertenaga Listrik Penuh Doc: Pindad via Indonesia Defence
Ket. Presiden Prabowo Subianto meluncurkan kendaraan listrik taktis terbaru produksi PT Pindad, MV3-EV "Pandu" pada pameran Indo Defence 2025 Expo & Forum di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Rabu (11/6/2025).

JAKARTA - Kendaraan listrik taktis terbaru produksi PT Pindad yang baru saja diluncurkan Presiden RI Prabowo Subianto bernama MV3-EV "Pandu" semula berbasis mesin diesel, kini telah diubah menjadi bertenaga listrik penuh.

Dalam pameran pertahanan Indo Defence 2025 Expo & Forum di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Rabu (11/6), Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan kendaraan listrik taktis terbaru produksi PT Pindad, yakni MV3-EV "Pandu".

"Kendaraan yang semula berbasis mesin pembakaran internal (ICE) diesel tersebut kini telah diubah menjadi kendaraan bertenaga listrik penuh," kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

Seskab menjelaskan MV3-EV "Pandu" merupakan hasil pengembangan dari platform kendaraan operasional EV3 yang sebelumnya sudah disuplai ke Kementerian Pertahanan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, MV3 Tactical EV merupakan kendaraan taktis 4 x 4 bertenaga listrik hasil pengembangan PT Pindad.

Kendaraan ini berbasis platform MV3 yang sebelumnya telah dimodifikasi menjadi berbagai varian seperti MV3 Garuda Limousine (kendaraan resmi kepresidenan) serta seri Maung MV3 dalam varian Tangguh atau Spartan, Jelajah, dan Komando.

Kehadiran MV3 Tactical EV menunjukkan komitmen PT Pindad sebagai industri pertahanan dalam berinovasi dan mengadopsi teknologi ramah lingkungan.

Nama "Pandu" sendiri dipilih dari tokoh wiracarita Mahabharata, yang melambangkan perintis atau yang pertama. Diharapkan pula kehadiran kendaraan ini dapat mendukung perkembangan kendaraan listrik nasional di masa depan.

Dalam peresmian kendaraan itu, Presiden Prabowo tidak hanya membubuhkan tanda tangan, tetapi juga menuliskan kesan bangga terhadap kendaraan pertahanan yang ramah lingkungan buatan dalam negeri itu.

Di atas plakat peresmian itu, Presiden Prabowo menuliskan "Pandu" - Kendaraan buatan anak bangsa!

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Megapolitan
Pemkot Tangerang Targetkan ...

CKG Kota Tangerang Deteksi Lima Masalah Kesehatan

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
CKG Kota Tangerang Deteksi ...
Megapolitan
Pemkot Bogor Dorong Peran P...
Megapolitan
Pemkot Bogor Segera Tata PK...
Advertisement
BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.