Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mesir Resmi Buka Grand Egyptian Museum di Dekat Piramida, Diharapkan Jadi Magnet Wisata Dunia

📅 Kamis, 30 Okt 2025, 19:30 WIB | Oleh:
Mesir Resmi Buka Grand Egyptian Museum di Dekat Piramida, Diharapkan Jadi Magnet Wisata Dunia Doc: Reuters
Ket. Para wisatawan melihat pameran di Museum Besar Mesir (GEM), yang dijadwalkan resmi dibuka pada 1 November 2025, setelah pembukaan sebagian tahun lalu, di Giza, Mesir, 2 Juni 2025.

JAKARTA – Pemerintah Mesir akhirnya meresmikan pembukaan Grand Egyptian Museum (GEM) yang berlokasi tak jauh dari kompleks Piramida Giza. Museum super megah ini diharapkan menjadi ikon baru pariwisata Mesir sekaligus penanda kebangkitan ekonomi sektor wisata setelah masa sulit akibat pandemi dan konflik regional.

Proyek ambisius ini menelan biaya lebih dari 1 miliar dolar AS dan telah dikerjakan selama dua dekade. GEM kini dinobatkan sebagai museum arkeologi terbesar di dunia yang didedikasikan untuk satu peradaban tunggal, yakni Mesir kuno.

“Ini adalah hadiah Mesir untuk dunia,” ujar Menteri Pariwisata dan Purbakala Mesir Ahmed Issa saat upacara pembukaan. “Kami tidak hanya memamerkan artefak, tapi juga semangat dan warisan panjang bangsa kami yang luar biasa.”

Museum ini berdiri megah di antara gurun dan piramida, menghadirkan pemandangan yang spektakuler bagi para pengunjung. Arsitekturnya memadukan desain modern dengan elemen tradisional Mesir kuno, menciptakan harmoni antara masa lalu dan masa kini.

GEM menampung lebih dari 100.000 artefak bersejarah, termasuk koleksi penuh harta karun Firaun Tutankhamun yang untuk pertama kalinya ditampilkan secara lengkap di satu tempat. Koleksi ini menjadi daya tarik utama bagi para wisatawan dan peneliti dari seluruh dunia.

“Setiap sudut museum ini dirancang agar pengunjung bisa merasakan pengalaman langsung tentang kejayaan Mesir kuno,” kata Issa. “Kami ingin mereka merasa seperti melangkah ke masa lalu, ke dunia para Firaun.”

Proyek museum ini sempat mengalami berbagai penundaan akibat ketidakstabilan politik dan pandemi COVID-19. Namun, pemerintah Mesir terus mendorong penyelesaiannya karena dianggap vital untuk memulihkan industri pariwisata yang menjadi salah satu sumber utama devisa negara.

Sektor pariwisata Mesir sempat terpukul keras dalam beberapa tahun terakhir. Data resmi menunjukkan jumlah wisatawan menurun drastis sejak 2020, namun pemerintah optimistis pembukaan GEM akan memicu kebangkitan besar.

Menurut para analis, museum ini dapat menarik jutaan pengunjung baru setiap tahunnya dan meningkatkan citra Mesir sebagai pusat peradaban dunia. Letaknya yang strategis di dekat Piramida Giza membuatnya mudah diakses oleh wisatawan domestik maupun internasional.

“Grand Egyptian Museum akan menjadi simbol global kebangkitan pariwisata Mesir,” ujar seorang ekonom pariwisata. “Ini bukan sekadar tempat wisata, tapi proyek nasional yang menghidupkan kembali kebanggaan rakyat Mesir.”

Bangunan seluas lebih dari 480.000 meter persegi ini juga dilengkapi dengan teater, ruang pameran interaktif, fasilitas penelitian, dan area rekreasi keluarga. Pemerintah berharap museum ini menjadi destinasi yang ramah bagi wisatawan dari berbagai kalangan.

Selain itu, Mesir juga tengah bekerja sama dengan UNESCO dan sejumlah lembaga internasional untuk memastikan pelestarian artefak berharga yang dipamerkan. Beberapa artefak bahkan baru pertama kali ditampilkan ke publik setelah melalui proses restorasi panjang.

Pemerintah Mesir juga telah memperbaiki infrastruktur transportasi di sekitar Giza, termasuk pembangunan jalan baru, halte bus wisata, serta jalur trem ramah lingkungan yang menghubungkan piramida dengan museum. Langkah ini diambil untuk mendukung target peningkatan kunjungan hingga 20 juta wisatawan per tahun.

“Pembukaan GEM adalah bukti nyata dari visi jangka panjang kami,” kata Ahmed Issa. “Kami ingin Mesir dikenal bukan hanya karena masa lalunya, tetapi juga karena kemampuannya membawa warisan itu ke masa depan.”

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.