Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hamas Nyatakan Siap Jaga Gencatan Senjata Gaza

📅 Kamis, 30 Okt 2025, 15:32 WIB | Oleh:
Hamas Nyatakan Siap Jaga Gencatan Senjata Gaza Doc: AFP

GAZA - Kelompok perlawanan Palestina, Hamas, pada Rabu (29/10) mengatakan pihaknya tetap berkomitmen pada kesepakatan gencatan senjata dengan Israel, dan menuding Israel telah melanggarnya.

Dalam pernyataan persnya, Hamas mengatakan serangan terbaru Israel di Gaza menunjukkan "niatnya untuk merusak kesepakatan gencatan senjata dan memaksakan realitas baru dengan kekerasan, di tengah keterlibatan pemerintah AS."

Pernyataan itu muncul saat Israel dan Hamas saling tuding melakukan pelanggaran gencatan senjata dalam beberapa hari belakangan ini.

Sehari sebelumnya, Israel mengatakan sisa-sisa jasad yang diserahkan Hamas pada Senin malam merupakan bagian tubuh seorang sandera yang jenazahnya telah dievakuasi oleh militer Israel sekitar dua tahun lalu.

Kemudian, sumber Hamas mengatakan Israel menolak masuknya tim dari Komite Palang Merah Internasional (ICRC) dan faksi Palestina ke Kota Gaza timur untuk mencari sisa-sisa jasad tawanan Israel.

Army Radio milik pemerintah Israel kemudian melaporkan bahwa pasukan Israel menembakkan artileri ke Kota Rafah di Gaza selatan setelah Hamas menargetkan tentara Israel dan menembak mati seorang tentara Israel. Hamas membantah terlibat dalam insiden tersebut.

Tak lama kemudian, Israel mulai melancarkan serangan baru di Gaza di bawah instruksi sang pemimpin, Benjamin Netanyahu, menyusul apa yang disebut Israel sebagai pelanggaran gencatan senjata oleh Hamas.

Serangan dalam semalam itu menewaskan 104 warga Palestina, termasuk 46 anak-anak dan 20 perempuan, kata otoritas kesehatan Gaza pada Rabu.

Merespons hal itu, Hamas mengatakan pihaknya menunda penyerahan jenazah sandera Israel yang dijadwalkan pada Selasa malam, seraya menuding Israel melakukan pelanggaran kesepakatan gencatan senjata.

Pada Rabu, Presiden AS Donald Trump mengatakan gencatan senjata akan tetap berlaku, serta menambahkan bahwa Israel "harus membalas" karena tentaranya tewas.

Kemudian, militer Israel mengatakan mereka "telah memulai kembali pemberlakuan gencatan senjata" usai melancarkan gelombang serangan udara. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
855 Orang Ditangkap Kerusuh...
Megapolitan
Peluang Warga Tangerang Men...
Olahraga
Ningbo Open Jadi Panggung K...

Barcelona dan PSG Unjuk Ketajaman

1.5 jam yang lalu | Sujar

Olahraga
Barcelona dan PSG Unjuk Ket...

Perilaku Berintegritas Ciptakan Tata Kelola Sekolah Bersih

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perilaku Berintegritas Cipt...
Olahraga
Bayern Menggila, Arsenal da...
Olahraga
Herdman Incar 10 Diaspora P...
Megapolitan
Keberagaman Budaya Identita...
Advertisement
Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.