Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Beijing Siap Bekerja Sama dengan Washington Tangani Peredaran Fentanil

📅 Kamis, 30 Okt 2025, 03:30 WIB | Oleh: Tim Penulis

Tiongkok juga menghentikan pembelian kedelai dari AS padahal Tiongkok adalah pelanggan kedelai terbesar AS yang mengimpor separuh dari seluruh ekspor senilai 24 miliar dolar AS pada 2024.

Diketahui sejauh ini barang-barang AS ke Tiongkok dikenakan tarif impor sebanyak 10 persen sementara barang-barang Tiongkok ke AS terkena tarif 30 persen pasca Trump mengumumkan tarif "timbal balik" ke banyak negara sejak April 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Indonesia Terima Hibah Kapal Induk dari Italia

4 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Indonesia Terima Hibah Kapa...
Megapolitan
LSF Ungkap Anak Rentan Terp...
Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

21 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.