Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Muhammadiyah Corner Hadirkan Ruang Literasi dan Peradaban di Kota Pelajar

📅 Rabu, 29 Okt 2025, 16:45 WIB | Oleh:
Muhammadiyah Corner Hadirkan Ruang Literasi dan Peradaban di Kota Pelajar Doc: Dok. Muhammadiyah

YOGYAKARTA - Muhammadiyah bersama Pemerintah Kota Yogyakarta meresmikan "Muhammadiyah Corner" di Perpustakaan Kota Yogyakarta, Selasa (28/10/2025). Peresmian dilakukan oleh Ketua Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muchlas, bersama Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Ketua Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah, Muchlas, menyampaikan bahwa bagi Muhammadiyah, literasi merupakan fondasi penting dalam membangun peradaban bangsa. Menurutnya, penguatan budaya literasi juga sejalan dengan karakter Yogyakarta sebagai Kota Pelajar dan Kota Budaya.

“Salah satu dari program kita di dalam memperkenalkan Muhammadiyah dan sekaligus juga menggerakkan literasi warga adalah pendirian Muhammadiyah Corner di setiap tempat yang memungkinkan masyarakat bisa mengaksesnya,” ujar Muchlas yang juga Rektor Universitas Ahmad Dahlan.

Ia menambahkan, sejak berdiri pada tahun 1912, Muhammadiyah telah menegaskan diri sebagai organisasi yang berakar pada literasi dan kebudayaan. “Salah satunya yakni dibuktikan dengan berdirinya majalah Suara Muhammadiyah. Yang dokumen edisi pertamanya masih tersimpan di Belanda,” imbuhnya.

Muchlas berharap keberadaan Muhammadiyah Corner di Perpustakaan Kota Yogyakarta menjadi bentuk kolaborasi antara Muhammadiyah dan Pemerintah Kota dalam memperkuat budaya baca serta pengembangan ilmu pengetahuan masyarakat.

“Mudah-mudahan dengan sinergi bersama Pemerintah Kota Yogyakarta kita bisa bersama-sama memajukan literasi di kota kita tercinta ini, dan sekaligus juga memajukan peradaban,” tandasnya.

Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Menurutnya, Muhammadiyah Corner bukan hanya simbol literasi, tetapi juga wujud nyata semangat belajar dan gerakan berkemajuan.

“Ini semua gerakannya adalah "in action". Tidak hanya teori, tapi "in action". Karena kita tahu Kiai Haji Ahmad Dahlan itu filosofinya kita harus action. Kalau belum action, Al-Ma’unnya masih diulang-ulang terus,” ujar Hasto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.