Luncurkan Video Promo, Ranpur BMPT Terminator Russia Tuai Kecaman Akurasi Tembakan
📅 Rabu, 29 Okt 2025, 12:45 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
MOSKOW - Produsen pertahanan Russia Uralvagonzavod (UVZ) telah merilis rekaman baru kendaraan tempur lapis baja BMPT Terminator yang sedang beraksi.
Dari Defence Blog, video promosi yang dimaksudkan untuk menyorot kekuatan senjata platform tersebut, justru kembali menyulut kontroversi setelah para penonton melihat adanya guncangan yang nyata pada meriam otomatis kembar 30mm 2A42 selama penembakan, yang memunculkan pertanyaan tentang akurasi dan stabilisasi.
Terminator, yang dikembangkan untuk mendukung tank tempur utama dalam operasi perkotaan dan pertempuran jarak dekat, terlihat bergetar hebat saat terjadi tembakan otomatis, menunjukkan kesulitan dalam menjaga presisi. Rekaman tersebut telah beredar luas di media sosial Russia, di mana para pengamat pertahanan dan sejarawan militer mengejek apa yang mereka sebut sebagai sifat "sinematik, bukan pertempuran" dari video tersebut.
Andrey Tarasenko , seorang peneliti pengembangan tank, berkomentar, “Kendaraan ini membuat musuh ketakutan dengan senjata yang bergetar dan kata-kata yang muluk-muluk dan tak berarti. BMPT sudah lebih dari setahun tidak digunakan dalam pertempuran. Rupanya, seperti satu-satunya T-72B3M dengan sistem proteksi aktif 'Arena', tank ini sekarang sedang sibuk syuting film. Penopang laras senapan tambahannya hilang — penutupnya hanya hiasan.”
Tarasenko sebelumnya mencatat bahwa desain persenjataan BMPT saat ini lebih mencerminkan prioritas estetika daripada taktis. "Awalnya, BMPT direncanakan dengan satu meriam, satu peluncur granat otomatis stabil, dan empat rudal Kornet dalam sebuah kotak lapis baja. Namun, meriam itu tampak lemah — mirip dengan BMP-2. Jadi, mereka menambahkan meriam kedua untuk tampilan yang lebih garang, meninggalkan peluncur granat stabil dan Kornet," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pengembangan Terminator dimulai pada awal tahun 2000-an, dengan tujuan menyediakan kendaraan khusus untuk melindungi tank di lingkungan dengan ancaman tinggi. Meriam ganda 30mm, dua peluncur rudal anti-tank Ataka, dan senapan mesinnya dirancang untuk menggabungkan mobilitas kendaraan tempur infanteri dengan daya tembak tank. Namun, ketiadaan stabilisasi tembakan yang canggih telah menjadi kelemahan yang terus-menerus, sehingga melemahkan perannya sebagai sistem pendukung tembakan presisi.
Menurut UVZ, BMPT dilengkapi perlindungan menyeluruh, sistem pengendalian tembakan canggih, dan kemampuan akuisisi target yang tinggi. Perusahaan tersebut menyatakan bahwa BMPT dirancang untuk menyerang berbagai jenis musuh secara bersamaan, termasuk infanteri dengan senjata anti-tank dan kendaraan lapis baja ringan.
Terlepas dari klaim-klaim ini, militer Rusia hanya mengerahkan kendaraan tersebut dalam jumlah terbatas di Ukraina. Laporan dari unit-unit Rusia menunjukkan skeptisisme terhadap nilai BMPT yang sebenarnya di medan perang, dengan alasan ketidakmampuannya untuk berkinerja lebih baik daripada tank atau kendaraan tempur infanteri yang ada.
Sepasang kendaraan tempur lapis baja BMPT Terminator dievakuasi dari garis depan (Tangkapan via Telegram)
Pasukan Ukraina telah menghancurkan beberapa BMPT selama operasi tempur. Data yang dikumpulkan oleh kelompok intelijen sumber terbuka Oryx menunjukkan bahwa Rusia telah kehilangan setidaknya tiga Terminator sejak dimulainya invasi skala penuh ke Ukraina pada Februari 2022. Kurang dari dua lusin unit dilaporkan dikerahkan ke garis depan.
Kehadiran BMPT yang terbatas di medan perang mungkin mencerminkan keraguan yang lebih mendalam di dalam komando Russia tentang kegunaan taktisnya. Meskipun berlapis baja berat, BMPT menggabungkan kelemahan tank dan kendaraan yang lebih ringan — kurangnya persenjataan berat tank dan fleksibilitas kendaraan infanteri.
Para analis mencatat bahwa sistem persenjataannya, yang terpasang pada turret yang terbuka, tetap rentan terhadap drone modern dan senjata berpemandu presisi. Dalam peperangan modern, di mana waktu reaksi dan akurasi menentukan kelangsungan hidup, masalah getaran dan stabilisasi BMPT membuatnya berada dalam posisi yang kurang menguntungkan.
Rekaman yang dirilis oleh UVZ kemungkinan dimaksudkan untuk menegaskan kembali peran kendaraan tersebut dalam program modernisasi yang sedang berlangsung. Alih-alih, rekaman tersebut justru menggarisbawahi tantangan teknologi dan konseptual yang lebih luas yang dihadapi pasukan darat Rusia, di mana sistem-sistem canggih seringkali tidak memadai dalam kondisi pertempuran sesungguhnya.
Seperti yang ditulis seorang pengamat dalam menanggapi video tersebut, “Terminator terlihat kuat, tetapi dibuat untuk parade dan propaganda — bukan untuk medan perang.”
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!