Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Brazil Gencarkan Operasi Pemberantasan Narkoba

📅 Rabu, 29 Okt 2025, 20:32 WIB | Oleh:
Brazil Gencarkan Operasi Pemberantasan Narkoba Doc: SCMP

BOGOTA - Operasi besar-besaran melawan peredaran narkoba di Rio de Janeiro, Brasil, menewaskan sedikitnya 60 orang, termasuk empat polisi dan tersangka kejahatan, kata Gubernur Claudio Castro, Selasa (28/10).

Sebanyak 2.500 polisi dikerahkan untuk operasi tersebut, yang bertujuan untuk "memerangi perluasan wilayah" geng kriminal Comando Vermelho (Komando Merah).

Castro mengatakan aparat keamanan menghadapi perlawanan berat, termasuk tembakan dan granat yang diluncurkan dari drone.

Hingga Selasa, operasi itu berujung pada penangkapan sedikitnya 81 orang dan penyitaan 42 senapan. Aparat bergerak dengan 32 kendaraan lapis baja ke kompleks Alemao dan da Penha di utara kota, Selasa dini hari.

Gubernur Castro, sekutu politik mantan presiden Jair Bolsonaro, menyebut polisi juga menyita "sejumlah besar narkoba" selama operasi.

"Meski diserang, aparat tetap bertahan melawan kejahatan. Sebesar inilah tantangan yang kita hadapi," kata Castro. "Ini bukan kejahatan biasa, tapi narko-terorisme."

Ia meminta warga untuk tetap tinggal di rumah selama operasi berlangsung.

Sementara itu, parlemen Rio de Janeiro menyebutkan lebih dari 200.000 warga terdampak akibat penutupan sekolah, pengalihan rute bus, dan penangguhan layanan kesehatan.

Castro juga membagikan video di platform X yang menunjukkan sebuah drone meluncurkan proyektil.

"Begitulah para kriminal menyambut polisi Rio de Janeiro: dengan bom dari drone," katanya.

Ia mendaku operasi tersebut "lebih besar dari yang dilakukan pada 2010," ketika polisi dan militer merebut kembali kendali wilayah yang sama setelah sekitar 30 orang tewas dalam bentrokan.

Operasi pada Selasa itu berjalan meski Presiden Luis Inacio Lula menolak usulan IS (komunitas intelijen AS) pada Mei lalu agar pemerintahnya menyatakan Comando Vermelho sebagai organisasi teroris.

Pemerintah Brasil menilai kelompok tersebut tidak memenuhi kriteria teroris menurut hukum nasional. Ant/Anadolu

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
  • Kartu Transportasi Bersubsidi Bocor, DPRD DKI Minta Data Diperketat
    Preview komentar:
    Membaca sorotan DPRD DKI mengenai kebocoran kartu transportasi ...
  • XLSMART Berhasil Raih Kinerja Solid Semester I 2026.
    Preview komentar:
    Keberhasilan XLSMART dalam memperluas cakupan 5G hingga 52 ...
Luar Negeri
PBB: Tingkat Pengangguran K...
Persija dan Dewa United Jadi Lawan Brisbane Roar saat Tur Pramusim di Indonesia

Persija dan Dewa United Jadi Lawan Brisbane Roar saat Tur Pramusim di Indonesia

12 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.