Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok dan AS Sepakati Kerangka Kerja Awal Perjanjian Perdagangan

📅 Selasa, 28 Okt 2025, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok dan AS Sepakati Kerangka Kerja Awal Perjanjian Perdagangan Doc: Brendan SMIALOWSKI/AFP
Ket. Perwakilan Dagang AS, Jamieson Greer (kanan).

BEIJING - Negosiator perdagangan Tiongkok dan Amerika Serikat (AS) pada Minggu (26/10) mengatakan telah menyetujui kerangka kesepakatan mengenai tarif dan isu-isu lainnya sebelum pertemuan yang diharapkan antara para pemimpin tertinggi kedua negara pekan ini.

“Kami sedang melanjutkan ke detail akhir tentang jenis perjanjian yang dapat ditinjau oleh para pemimpin dan diputuskan apakah mereka ingin menyimpulkannya bersama-sama,” kata Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer kepada wartawan di Kuala Lumpur.

Greer juga mengatakan kedua pihak telah membahas perpanjangan lain dalam serangkaian gencatan senjata tarif yang telah mereka lakukan tahun ini.

Negosiator perdagangan utama Tiongkok, Li Chenggang, menggambarkan perundingan antara AS dan Tiongkok sebagai “diskusi yang terbuka dan mendalam” mengenai kesepakatan perdagangan, dan kedua pihak telah mencapai “konsensus awal”.

Para negosiator berada di Kuala Lumpur untuk menghadiri pertemuan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Association of Southeast Asian Nations/ASEAN), di mana Presiden AS Donald Trump memulai lawatannya ke Asia selama hampir seminggu. Ia diperkirakan akan bertemu dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping pada 30 Oktober dalam pertemuan ekonomi terpisah di Korea Selatan.

Berbagai isu yang dibahas di Kuala Lumpur meliputi perdagangan bilateral, kontrol ekspor, perpanjangan tarif timbal balik, tarif terkait fentanil, dan kerja sama dalam memerangi perdagangan gelap fentanil.

Greer juga mengatakan negosiasi tersebut mencakup logam tanah jarang, yang sebagian besar diproduksi di Tiongkok dan sekarang tunduk pada kontrol ekspor ketat yang diberlakukan pada tahun 2025 oleh Beijing.

“Kami membahas perpanjangan gencatan senjata. Kami membahas logam tanah jarang, tentu saja. Kami membahas berbagai topik,” katanya.

Sebaiknya Anda baca juga:

Mineral Tanah Jarang

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent mengatakan kepada American Broadcasting Company (ABC) bahwa ia mengantisipasi "pertemuan fantastis" antara Trump dan Xi di Korea Selatan minggu ini. Kerangka kerja, yang mencakup pembelian produk pertanian dan tarif terkait fentanil, yang disepakati oleh pejabat AS dan Tiongkok, akan menjadi agenda pendahuluan dalam pertemuan tersebut.

“Presiden telah memberi saya pengaruh maksimal ketika beliau mengancam tarif 100 persen jika Tiongkok memberlakukan kontrol ekspor global untuk tanah jarang,” kata Bessent. “Saya rasa kita telah menghindarinya, jadi tarif akan dihindari.”

Ketika ditanya konsesi apa yang bersedia diberikan Tiongkok terkait mineral tanah jarang, Bessent mengatakan ia memperkirakan Tiongkok akan “menunda hal tersebut selama satu tahun sementara mereka mengkajinya kembali.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.