Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Soal Izin Arena Konser Slank dan D'Masiv di Aceh, Dispora Bantah Cabut Sepihak

📅 Selasa, 28 Okt 2025, 19:17 WIB | Oleh:

Terkait biaya sewa, T Banta menjelaskan bahwa sebagai bagian dari tertib administrasi dan dasar penetapan retribusi, Dispora Aceh terlebih dahulu mengajukan permohonan pembahasan kepada Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPKA) mengenai mekanisme pungutan retribusi penggunaan tanah milik pemerintah Aceh.

BPKA kemudian menindaklanjutinya dengan mengundang rapat koordinasi Dispora Aceh bersama Inspektorat Aceh, Biro Hukum Setda Aceh.

Hasil rapat tersebut menetapkan tarif retribusi penggunaan tanah kosong aset pemerintah Aceh sebesar Rp10 ribu per meter per hari, sesuai ketentuan Qanun Aceh Nomor 4 Tahun 2024 tentang Pajak dan Retribusi Aceh. Totalnya dikalikan luas tanah 14.523 meter persegi sebesar Rp145 juta per hari.

Setelah itu, Dispora Aceh menyampaikan hasil rapat tersebut beserta persyaratan lainnya yang harus dilengkapi oleh GRANAT Aceh seperti surat izin keramaian dari Polda Aceh, hingga surat keterangan Dinas Syariat Islam Aceh atau MPU Aceh yang menyatakan kegiatan tersebut tidak bertentangan dengan nilai syariat Islam.

Namun, hingga tanggal 25 Oktober 2025, pihak GRANAT Aceh tidak menyerahkan bukti pelunasan maupun kelengkapan administrasi lainnya yang diminta.

Dispora Aceh kemudian menerbitkan surat Nomor 400.5/2969 tanggal 25 Oktober 2025 yang menyatakan bahwa izin penggunaan lokasi tidak lagi berlaku.

"Surat ini bukan pembatalan kegiatan, tetapi merupakan penegasan administratif bahwa Dispora tidak memiliki dasar hukum melanjutkan kerjasama karena kewajiban pemohon belum terpenuhi," demikian T Banta Nuzullah. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.