Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pembangunan Karakter, Keluarga Harus Menjadi Wadah Penanaman Integritas

📅 Selasa, 28 Okt 2025, 01:30 WIB | Oleh:
Pembangunan Karakter, Keluarga Harus Menjadi Wadah Penanaman Integritas Doc: ist
Ket. siswa harus diajarkan nilai-nilai kejujuran

JAKARTA – Keluarga harus mampu menjadi sumber integritas yang memancar ke masyarakat. Untuk itu, sebanyak 200 peserta diberi bimbingan teknis “Keluarga Berintegritas” yang mengangkat tema "Mewujudkan Keluarga Berintegritas melalui Penanaman Nilai Antikorupsi." Bimtek ini dibuka secara resmi Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, di salah satu hotel di kawasan Ceger, Kecamatan Cipayung.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Inspektorat Provinsi Jakarta bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Peserta yang hadir merupakan 100 perwakilan kepala sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA se-Jakarta Timur bersama pasangannya.

Munjirin berharap, para peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik dan serius. Ia menekankan pentingnya peran kepala sekolah dan keluarga dalam menjadi duta antikorupsi di lingkungan pendidikan. "Para peserta diharapkan mampu menjadi teladan dan menularkan semangat antikorupsi. Ini merupakan bagian dari upaya pencegahan korupsi yang perlu dimulai dari keluarga," terangnya.

Dia menambahkan, Pemerintah Kota Jakarta Timur juga telah melakukan pembinaan ke sekolah-sekolah dalam rangka menanamkan nilai integritas kepada para peserta didik. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya membentuk Aparatur Sipil Negera dan keluarga yang berintegritas tinggi.

Pelaksana Harian Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK, Friesmount Wongso, menambahkan, kegiatan serupa digelar secara maraton di seluruh wilayah Jakarta. Tujuannya, memperkuat peran keluarga dalam menjaga integritas dan mencegah praktik korupsi, terutama di lingkungan pendidikan.

"Kita membutuhkan keluarga yang mampu menjadi pengingat dan penjaga bagi pasangannya agar tidak melakukan korupsi. Dunia pendidikan harus menjadi cermin bagi anak didik agar memiliki nilai-nilai antikorupsi dan integritas," ungkapnya.

Friesmount menegaskan, pemberantasan korupsi dilakukan melalui tiga pendekatan: pendidikan, pencegahan, dan penindakan. Bimtek merupakan bagian dari aspek pendidikan dan pencegahan. Tujuannya, mengubah pola pikir masyarakat terhadap perilaku yang selama ini dianggap wajar, padahal tergolong koruptif seperti gratifikasi, datang terlambat, atau menitip absen.

"Semua itu termasuk perilaku korupsi dalam bentuk kecil. Untuk itu, KPK akan terus mecegah dengan memperbaiki sistem di berbagai sektor, termasuk tempat pendidikan demi mewujudkan Indonesia Emas yang berintegritas," ucapnya.

Sementara itu, Inspektur Pembantu Bidang Investigasi Inspektorat Jakarta, Supendi, menambahkan, Bimtek berlangsung 27-29 Oktober."Kami ingin mendorong para kepala sekolah menjadi agen perubahan dan teladan dalam mencegah korupsi. Itu dimulai dari lingkungan terkecil, seperti keluarga," tuturnya.

Bimtek juga bertujuan menanamkan pemahaman pentingnya pendidikan antikorupsi dalam jangka panjang. Ini juga memperkuat kerja sama Inspektorat Jakarta dan KPK berbasis pembinaan serta edukasi."Pelaksanaan Bimtek menjadi komitmen dalam memperkuat upaya pencegahan korupsi secara nonrepresif melalui pendekatan edukatif dan kultural," tandas Supendi. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.