Laporan Pengaduan Perilaku Birokrat ke Kanal LPP Terus Meningkat
📅 Senin, 27 Okt 2025, 01:15 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SPengamat ekonomi dari Universitas Wijaya Kusuma, Surabaya, Ermatry Hariani, berharap masyarakat akan terpuaskan dengan kebijakan dan gebrakan-gebrakan Menkeu Purbaya yang telah menyita perhatian dengan berbagai pernyataannya yang berani.
“Menkeu sudah berhasil menyedot perhatian dengan berbagai pernyataan lugasnya akan melakukan bersih-bersih yang menyeluruh dalam menata keuangan negara. Dalam kasus potensi penyelewengan di bea cukai, tentu sekarang publik menunggu langkah tindakan nyata Pak Purbaya, karena ini kan sebettulnya sudah menjadi ganjalan lama,” katanya.
Apalagi Menkeu sendiri berkepentingan untuk menciptakan iklim ramah investasi sehingga bersih-bersih di pajak dan bea cukai akan jadi kesempatan untuk menunjukkan pemerintah serius dalam pemberantasan korupsi.
Saya kira juga Menkeu akan terus maju dan membuktikan tekadnya karena Pemerintah sangat membutuhkan investor untuk memenuhi target pertumbuhan,” katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada akhir pekan lalu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bakal turun langsung memantau progres penanganan aduan masyarakat yang saat ini telah menembus 28.390 pesan masuk.
Menkeu menyebut hampir separuh dari aduan itu sudah diverifikasi, tepatnya sebanyak 14.025 pesan. Sebanyak 722 pesan merupakan aduan, 353 pesan masukan, 432 pesan pertanyaan, dan 12.518 pesan lain-lain. Sementara 14.365 pesan masih dalam proses verifikasi.
Laporan yang telah diverifikasi diteruskan ke Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenkeu untuk mempertahankan independensi penanganan dengan koordinasi teknis bersama Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Per 24 Oktober 2025 pukul 08.00 WIB, 239 aduan terkait pajak dan 198 aduan terkait bea cukai telah diteruskan ke Itjen.
Untuk memastikan aduan masyarakat benar-benar ditindaklanjuti, Purbaya akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) secara acak.
“Setelah berapa puluh kasus yang Anda laporkan, saya akan datangi orangnya. Saya telepon sendiri biar kontrolnya langsung dari saya,” kata Purbaya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!