Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Festival Sungai Upang, Upaya Pemkab Bangka Jaga Warisan Budaya Lokal

📅 Minggu, 26 Okt 2025, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Festival Sungai Upang, Upaya Pemkab Bangka Jaga Warisan Budaya Lokal Doc: Antara
Ket. Penjabat Sekda Bangka Thony Marza menyebut Festivasl Sungai Upang sebagai cara menjaga kearifan lokal, di Kecamatan Puding Besar, Minggu (26/10).

Sungailiat -  Pemerintah Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, melestarikan tradisi dan budaya serta menjaga keseimbangan alam melalui Festival Sungai Upang.

Penjabat Sekda Bangka Thony Marza di Sungailiat, Minggu (26/10), mengatakan Festival Sungai Upang sudah ditetapkan sebagai kalender pariwisata sehingga kegiatan dilakukan setiap tahun.

Sungai Upang yang berada di Desa Tanah Bawah, Kecamatan Puding Besar, dikenal sebagai salah satu sungai yang masih terjaga keasliannya, dengan keanekaragaman flora dan fauna endemik yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan dan peneliti.

"Meskipun Festival Sungai Upang baru dilaksanakan tahun ke tiga, tetapi sudah nampak bukti nyata dengan meningkatnya masyarakat yang berkunjung," ujar dia.

Festival ini diselenggarakan selama tiga hari mulai tanggal 25 hingga 27 Oktober 2025. Dalam festival itu diisi berbagi lomba tradisional seperti lomba Betet atau Ketapel, lari Batok kelapa, lomba perahu, panahan tradisional, dan lomba memasak ikan air tawar.

"Ke depan kita menginginkan Festival Sungai Upang diselenggarakan lebih meriah dengan melibatkan pemerintah desa, lembaga adat melayu, dan pihak lain terkait budaya lokal," kata Thony Marza.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Rismy Wira Madonna mengatakan Festival Sungai Upang adalah kegiatan yang sifatnya kearifan lokal daerah.

"Festival Sungai Upang dilakukan bekerja sama dengan panitia Yayasan Bangka Flora Society yang memang sudah bergerak melakukan kegiatan di Sungai Upang," kata dia.

Menurut dia, pemerintah daerah membantu mengintervensi Festival Sungai Upang supaya dapat diselenggarakan rutin setiap tahun dengan meriah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Skg seolah makin di cekik nya para ojol ...
    Bohong semua tuh 8% tai palat betul yg ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Gempa Dahsyat M7,7 di Flores NTT Memicu Evakuasi Massal

Gempa Dahsyat M7,7 di Flores NTT Memicu Evakuasi Massal

15 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.