Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peringatan untuk Waspada Cuaca Ekstrem di Wilayah Kepri

📅 Sabtu, 25 Okt 2025, 23:45 WIB | Oleh:
Peringatan untuk Waspada Cuaca Ekstrem di Wilayah Kepri Doc: Antara

Tanjungpinang - Polres Karimun, Polda Kepulauan Riau (Kepri) memberikan peringatan kepada masyarakat terkait kondisi cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini, mulai dari hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi.

"Khususnya para penumpang angkutan laut, nelayan, serta operator transportasi laut agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem," kata Kapolres Karimun AKBP Robby Topan Manusiwa dihubungi dari Tanjungpinang, Sabtu.

Kapolres Karimun menekankan pentingnya memperhatikan informasi prakiraan cuaca yang dikeluarkan BMKG sebagai langkah antisipasi demi menjaga keselamatan bersama saat beraktivitas di laut maupun di darat.

Ia turut mengingatkan masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah saat cuaca ekstrem hujan dan angin kencang, termasuk menyiapkan alat keselamatan bila hendak berlayar guna mengantisipasi gelombang tinggi.

Selain itu, Kapolres mengimbau pengendara sepeda motor segera berteduh di tempat aman dan menghindari area pohon besar maupun tiang listrik saat cuaca ekstrem.

Lalu, orang tua diminta mengawasi anak-anak agar tidak bermain di sekitar aliran sungai atau pantai ketika hujan deras.

Selanjutnya, masyarakat ditekankan memperbarui informasi prakiraan cuaca baik darat, laut, maupun udara yang dikeluarkan oleh BMKG.

"Bagi pemilik sarana transportasi laut, pastikan kapal dalam kondisi layak berlayar, serta lengkapi alat keselamatan seperti life jacket dan alat navigasi," ujarnya.

AKBP Topan menegaskan kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat merupakan kunci utama dalam mencegah terjadinya korban jiwa akibat bencana alam yang disebabkan oleh cuaca ekstrem. Keselamatan adalah prioritas utama.

"Mari bersama-sama menjaga keamanan dan keselamatan diri serta keluarga dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca saat ini,” kata Kapolres Karimun.

Sementara, cuaca ekstrem gelombang tinggi belakangan ini telah menyebabkan insiden tenggelamnya sebuah kapal KLM Green VI dengan bobot GT 98, bermuatan 3.900 sak semen atau setara 195 ton di perairan Pulau Moro, Kabupaten Karimun, Sabtu (25/10), sekira pukul 09.30 WIB.

Kejadian ini mengakibatkan seorang ABK hilang dan sampai saat ini masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Nasional
Bapanas akan Mobilisasi Sto...
Luar Negeri
Ford Dekat dengan Tiongkok,...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.