Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tabrak Sepeda Motor, Sebuah Bus di India Meledak dan Terbakar, 19 Orang Tewas di Tempat

📅 Jumat, 24 Okt 2025, 14:55 WIB | Oleh:
Tabrak Sepeda Motor, Sebuah Bus di India Meledak dan Terbakar, 19 Orang Tewas di Tempat Doc: BBC/ANI
Ket. Bangkai bus yang terbakar usai kecelakaan di jalan raya di Andhra Pradesh, India selatan yang menewaskan 19 orang.

Sebuah bus terbakar setelah tabrakan dengan sepeda motor di jalan raya di Andhra Pradesh di India selatan, 19 orang tewas dan beberapa lainnya terluka.

BBC melaporkan, sepeda motor itu terjepit di bawah bus, tangki bahan bakarnya pecah dan memicu ledakan. Bus tujuan Bangalore yang membawa sekitar 40 penumpang itu dilalap api dalam beberapa menit pada Jumat (23/10) pagi.

Laporan mengutip saksi mata yang mengatakan mendengar penumpang berteriak minta tolong ketika penduduk setempat bergegas menyelamatkan korban. Beberapa orang berhasil keluar melalui jendela.

Sopir bus dan petugas kebersihan dilaporkan kabur dari lokasi kejadian. Pihak berwenang telah membuka penyelidikan atas kemungkinan kebocoran bahan bakar dan kelalaian pengemudi.

Sebagian besar penumpang yang menaiki bus dari kota Hyderabad sedang tertidur saat kebakaran terjadi, kata laporan media. Pihak berwenang belum mengonfirmasi jumlah korban tewas secara pasti.

"Sejauh ini, 19 jenazah telah ditemukan," kata perwira polisi senior Koya Praveen kepada kantor berita PTI. Pengendara sepeda motor termasuk di antara korban yang tewas.

Pak Praveen mengatakan bus sudah hangus saat petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. "Titik api berada di tangki bahan bakar sepeda motor, yang kemudian api menyebar dengan cepat ke dalam bus," tambahnya.

Laporan mengatakan tim forensik telah dikirim untuk mengidentifikasi jenazah, dan tes DNA mungkin diperlukan.

Presiden Droupadi Murmu menyebut insiden itu "sangat disayangkan". "Saya menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga yang ditinggalkan dan berdoa agar mereka yang terluka segera pulih," ujarnya dalam sebuah unggahan di X.

Bus merupakan moda transportasi umum di India, namun operator sering kali mengabaikan peraturan keselamatan dan membuat kendaraan terlalu penuh sesak.

Kecelakaan lalu lintas merenggut sekitar 180.000 nyawa di India tahun lalu, yang tertinggi di dunia, sebagian besar disebabkan mengemudi secara ugal-ugalan, ngebut dan melakukan manuver berisiko.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.