Geger Hujan Mikroplastik di Jakarta! Pemprov DKI Langsung Turun Tangan Buru Sumber Pencemar
📅 Jumat, 24 Okt 2025, 17:05 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohPemprov DKI kini memperkuat kerja sama dengan BRIN, Kementerian Lingkungan Hidup, dan sejumlah perguruan tinggi untuk meneliti lebih dalam kualitas air hujan di Jakarta. Selain itu, pengawasan terhadap sumber pencemar dari sungai dan sistem drainase juga ditingkatkan, disertai kampanye publik untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai di rumah tangga dan komunitas.
Tak hanya fokus pada mikroplastik, DLH DKI juga menanggapi isu panas ekstrem yang tengah melanda Jakarta. Berdasarkan data BMKG, suhu tinggi dipicu kombinasi perubahan iklim global dan padatnya aktivitas perkotaan yang mengurangi ruang hijau.
Asep menuturkan, Pemprov DKI kini mempercepat program adaptasi iklim lewat perluasan ruang terbuka hijau, penanaman pohon, dan pengendalian emisi kendaraan serta industri. “Jakarta tidak boleh hanya bereaksi setelah dampak terasa. Kami ingin menjadi kota yang tangguh dan berkomitmen menjaga keberlanjutan,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa Pemprov DKI akan terus bekerja secara ilmiah dan kolaboratif untuk menjaga lingkungan sekaligus melindungi kesehatan warga. “Jakarta harus menjadi contoh kota besar yang sigap menghadapi tantangan lingkungan dan berani berinovasi untuk keberlanjutan,” tutup Asep.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!