Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Ubah Wajib Belajar Jadi 13 Tahun

📅 Kamis, 23 Okt 2025, 07:10 WIB | Oleh:
Pemerintah Ubah Wajib Belajar Jadi 13 Tahun Doc: Kemendikdasmen

JAKARTA - Pemerintahmengubah program wajib belajar dari 12 tahun (SD-SMA) menjadi 13 tahun (TK-SMA). Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat pendidikan anak usia dini dan penguatan karakter.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, menjelaskan program ini akan dimulai tahun depan.

“Jumlahnya berapa, volumenya berapa, nanti bisa disampaikan,” ujar dia, Rabu (22/10).

Anggota Komisi X DPR RI, Lestari Moerdijat, mendukung perubahan Program wajib belajar 13 tahun. Ia juga minta agar semua pihak mensukseskan program wajib belajar 13 tahun ini.

Lestari menegaskan program ini adalah bagian dari proses pembangunan sumber daya manusia (SDM) nasional yang lebih baik.

“Rencana ini harus mendapat perhatian dan pemahaman semua pihak,” ujar dia.

Menurut Lestari, pembentukan kemampuan dasar pada anak usia dini adalah tahap krusial yang sangat memengaruhi perkembangan setiap generasi bangsa. Hal ini termasuk kemampuan numerasi, literasi, dan karakter.

Program wajib belajar di Indonesia pada mulainya terapkan untuk 9 tahun, yaitu SD, 6 tahun danSMP, 3 tahun. Pada tahun 2015 wajib belajar diperpanjang menjadi 12 tahun, dari SD hingga SMA.

Merujuk pada data Badan Pusat Statistik, tercatat 30,2 juta jiwa anak usia dini (0-6 tahun) pada tahun 2023. Angka ini setara dengan 10,91 persen total penduduk di Indonesia.

Data ini memperkuat penekanan dari United Nations Children's Fund (UNICEF). UNICEF menilai bahwa layanan PAUD sangat krusial bagi perkembangan anak-anak. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.