Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Medan Minta Perkuat Edukasi Program Ketahanan Pangan

📅 Selasa, 21 Okt 2025, 07:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Medan Minta Perkuat Edukasi Program Ketahanan Pangan Doc: ANTARA
Ket. Wakil Wali Kota Medan, Zakyuddin Harahap, menerima kunjungan kunjungan Tani Indonesia Kota Medan, di Medan, Senin

MEDAN – Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara, meminta seluruh elemen masyarakat, terutama pemangku kepentingan pertanian dapat memperkuat edukasi program ketahanan pangan di seluruh kecamatan.

"Edukasi kepada masyarakat sangat dibutuhkan agar program ketahanan pangan berjalan optimal dan memberi manfaat nyata di seluruh lingkungan," ujar Wakil Wali Kota Medan Zakyuddin Harahap saat menerima kunjungan Tani Merdeka Indonesia Kota Medan, di Medan, Senin (20/10).

Ia mengatakan, Tani Merdeka Indonesia yang memiliki berbagai program di bidang pertanian sangat berperan membantu pemerintah dalam mengedukasi masyarakat tentang ketahanan pangan.

Pihaknya berharap edukasi yang dilakukan dapat memberi pemahaman bagi masyarakat terkait pentingnya mendukung ketahanan pangan, khususnya di perkotaan.

"Sama-sama kita mengetahui, ketahanan pangan ini juga menjadi fokus Presiden Prabowo Subianto. Untuk itu, Pemkot mengajak Tani Merdeka Indonesia memperkuat ketahanan pangan masyarakat," kata dia.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Medan sangat mengapresiasi elemen masyarakat yang turut memperkuat dan mendukung ketahanan pangan di wilayah itu.

Pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berkontribusi dan mengambil peran dalam memperkuat ketahanan pangan di Kota Medan.

"Sosialisasi program ketahanan pangan dapat menjangkau seluruh kecamatan dan kelurahan sehingga mampu membuka peluang kerja baru serta memperkuat kemandirian pangan masyarakat," sebut dia.

Ketua Tani Merdeka Indonesia Medan Agus Suriyono menegaskan organisasi yang dipimpinnya berkomitmen mendukung ketahanan pangan di wilayah itu.

"Tani Merdeka Indonesia Medan memiliki berbagai program mendukung ketahanan pangan seperti pertanian kota, pembentukan kader ketahanan pangan serta pengelolaan sampah organik menjadi produk bermanfaat," ujar Agus Suriyono.

Agus menjelaskan dalam kesempatan itu pihaknya bakal melantik 21 Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) se-Kota Medan secara serentak.

Nantinya, Tani Merdeka Indonesia bakal melakukan berbagai kerja sama dengan pemangku kebijakan terkait dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah itu.

Diantara program yang dijalankan adalah pengelolaan sampah organik dari pasar dan hotel untuk diolah menjadi pupuk organik dan pakan ternak serta pemanfaatan makanan berlebih dari hotel yang masih layak konsumsi untuk disalurkan kepada masyarakat kurang mampu.

Langkah-langkah itu merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional sebagaimana tertuang dalam Astacita Presiden.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Lulusan SD Bisa Berpenghasi...

Devisa Terkuras untuk Stabilkan Rupiah

38 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Devisa Terkuras untuk Stabi...
Luar Negeri
Gempa Dahsyat Filipina Picu...

Konflik Timteng Picu Inflasi Global

38 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Konflik Timteng Picu Inflas...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Paviliun Wonderful Indonesia Sabet Best Booth Design di SITF 2026

Paviliun Wonderful Indonesia Sabet Best Booth Design di SITF 2026

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.