Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polisi Prancis Buru Komplotan Pembobol Museum Louvre yang Bawa Lari Perhiasan Kerajaan

📅 Senin, 20 Okt 2025, 11:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polisi Prancis Buru Komplotan Pembobol Museum Louvre yang Bawa Lari Perhiasan Kerajaan Doc: Mirror
Ket. Polisi Prancis menyerbu Museum Louvre setelah perampokan yang hanya berlangsung tujuh menit.

PARIS - Perburuan komplotan pencuri delapan perhiasan kerajaan dari Museum Louvre di jantung kota Paris pada siang bolong mulai dilakukan pada hari Senin (20/10).

Tim terdiri dari 60 penyelidik sedang menyelidiki teori bahwa penggerebekan itu direncanakan dan dilaksanakan oleh kelompok kejahatan terorganisasi.

Di Prancis, hal ini memicu kembali perselisihan mengenai minimnya keamanan di museum-museum Prancis, yang diakui oleh Menteri Dalam Negeri baru Laurent Nunez sebagai "titik lemah utama".

Komplotan pencuri tiba antara pukul 9.30 dan 9.40 pagi hari Minggu, tak lama setelah museum dibuka untuk umum pada pukul 9.00 pagi, kata seorang sumber yang dekat dengan penyelidikan tersebut.

Mereka menggunakan kerekan furnitur untuk mendapatkan akses ke Galeri Apollo, rumah bagi koleksi kerajaan, serta peralatan pemotong untuk masuk melalui jendela dan membuka etalase.

Klip singkat mengenai kejadian pembobolan itu, yang tampaknya direkam di telepon seluler seorang pengunjung museum, disiarkan di saluran berita Prancis.

Para pencuri bertopeng membawa lari sembilan perhiasan abad ke-19, salah satunya -- mahkota Ratu Eugenie -- yang kemudian jatuh dan rusak saat mereka melarikan diri.

Serangan 7 Menit 

Delapan perhiasan "tak ternilai" dicuri, ungkap Kementerian Kebudayaan, Minggu. Daftar perhiasan yang dirilis termasuk kalung zamrud dan berlian pemberian Napoleon kepada istrinya, Permaisuri Marie Louise.

Yang juga dicuri adalah sebuah diadem milik Permaisuri Eugenie, yang memiliki hampir 2.000 berlian; dan sebuah kalung milik Marie-Amelie, ratu terakhir Prancis. Kalung tersebut memiliki delapan safir dan 631 berlian, menurut situs web Louvre.

Kejadian pencurian hanya memakan waktu tujuh menit dan diduga dilakukan oleh tim berpengalaman, mungkin "orang asing", kata Nunez.

Intervensi staf museum memaksa para pencuri melarikan diri, meninggalkan sejumlah peralatan yang digunakan dalam pembobolan, kata kementerian kebudayaan dalam sebuah pernyataan.

Barang jarahan itu mustahil dijual dalam kondisinya saat ini, kata presiden balai lelang terkemuka Drouot Patrimoine, Alexandre Giquello.

Penghinaan Nasional 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
Luar Negeri
Korban Tewas Akibat Banjir ...
Megapolitan
Jasa Makin Dominan dalam Pe...
Megapolitan
Kondisi Pasar Tradisional M...
Nasional
Kesenjangan Talenta Digital...
Advertisement
Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027

Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027

07 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.