Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mentrans Dorong Investor China Kembangkan Durian di Kawasan Transmigrasi

📅 Minggu, 19 Okt 2025, 07:00 WIB | Oleh:
Mentrans Dorong Investor China Kembangkan Durian di Kawasan Transmigrasi Doc: antara foto
Ket. Menteri Transmigrasi (Mentrans) Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara

JAKARTA - Menteri Transmigrasi (Mentrans) Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara mendorong dan mengajak investor China berkolaborasi mengembangkan industri durian di kawasan transmigrasi dengan memanfaatkan keunggulan lahan subur dan tenaga kerja produktif yang dimiliki Indonesia.
Saat di sela-sela Open House 24 Jam Penuh di Kantor Kementerian Transmigrasi, Jakarta, Sabtu (18/10), Iftitah menyampaikan ajakan tersebut setelah dirinya berdialog dengan salah satu mahasiswi doktoral di China yang menanyakan manfaat program transmigrasi tidak hanya bagi rakyat Indonesia, tetapi juga bagi masyarakat China.
China merupakan salah satu negara dengan konsumsi durian terbesar di dunia, di mana nilai belanja impor durian mereka mencapai sekitar Rp115 triliun setiap tahunnya, katanya, menjelaskan. 
Namun, menurut dia, China tidak memiliki kondisi geografis yang memungkinkan untuk menanam durian, sementara Indonesia memiliki iklim tropis dan lahan luas yang sangat cocok bagi pengembangan komoditas unggulan tersebut.
"China itu belanja duriannya Rp115 triliun rupiah per tahun. Tapi cari daerah di China yang bisa nanam durian tidak ada. Di Indonesia, hampir di tiap tempat bisa untuk menanam durian," kata Iftitah. 
Karena itu, ia menawarkan kerja sama konkret berupa kemitraan investasi antara pihak China dengan kawasan transmigrasi di Indonesia untuk pengembangan perkebunan durian berorientasi ekspor dan peningkatan nilai tambah lokal.
"Jadi saya mengajak mereka bawa uangnya, bawa teknologinya, kami siapkan lahan dan tenaga kerjanya di Indonesia untuk kita menanam durian," katanya.
"Dan nanti selain dikonsumsi untuk rakyat Indonesia, kami juga akan kirim ke China dengan produktivitas yang lebih bagus, kualitas yang lebih bagus," kata Iftitah, menambahkan. 
Kolaborasi lintas negara semacam itu akan membawa manfaat ganda, memperkuat ekonomi masyarakat transmigran, memperluas pasar ekspor buah Indonesia, serta menjadikan transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang produktif, katanya, menegaskan. 
Meski begitu, ia belum memaparkan lebih rinci bentuk teknis dari ajakan investasi tersebut, termasuk mekanisme pelaksanaannya, skema kerja sama, maupun wilayah transmigrasi yang akan menjadi prioritas pengembangan.
Mentrans membuka peluang kerja sama investasi internasional dengan memanfaatkan lebih dari 500 ribu hektare lahan transmigrasi produktif untuk pengembangan industri dan pertanian berorientasi ekspor.
"Kami sedang melakukan inventarisasi lahan transmigrasi. Kami masih punya sekitar lebih dari 500.000 hektare tanah yang bisa kita kelola dan kita kembangkan," kata Iftitah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
Megapolitan
BMKG Peringatkan Hujan Leba...

Kemenkes Perluas Cek Kesehatan Gratis

39 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenkes Perluas Cek Keseha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.