Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sisternet Festival 2025: XLSmart Perkuat Literasi Digital dan Kemandirian Ekonomi Perempuan

📅 Sabtu, 18 Okt 2025, 21:52 WIB | Oleh:
 Sisternet Festival 2025: XLSmart Perkuat Literasi Digital dan Kemandirian Ekonomi Perempuan Doc: XLSmart
Ket. Pada narasumber Sisternet Festival 2025 dengan tema “Kreasi Tanpa Batas, Mandiri Berdaya,” berfoto bersama. Acara ini berlangsung selama dua hari, 17–18 Oktober 2025, di XLSmart Tower, Jakarta Selatan.

JAKARTA – XLSmart melalui program pemberdayaan perempuan miliknya yaitu Sisternet, resmi membuka rangkaian kegiatan Sisternet Festival 2025 dengan tema “Kreasi Tanpa Batas, Mandiri Berdaya.” Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran perempuan Indonesia di era digital, sekaligus menandai peluncuran gerakan nasional terbaru #1JutaSisterDigital.

Gerakan ini merupakan inisiatif terbaru dari XLSmart melalui Sisternet, yang sebelumnya telah berhasil menjangkau 1,3 juta perempuan di seluruh Indonesia sebagai wadah edukasi dan literasi digital.

Melalui #1JutaSisterDigital, XLSmart menegaskan komitmennya untuk terus memperluas dampak sosial positif dan mendorong semakin banyak perempuan agar mandiri, berdaya, dan siap bersaing di dunia digital.

Sisternet Festival 2025 merupakan hasil kolaborasi antara XLSmart dengan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi), Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (KemenPPPA), dan Motorola yang mendukung edukasi dan infastruktur digital.

Motorola berkomitmen untuk mendukung semangat “perempuan tiada batas”, sekaligus menghadirkan pengalaman langsung dengan memberikan inovasi produk terbarunya, Moto G06 Power di setiap kelas.

 Guna memberikan manfaat yang lebih luas, Festival Sisternet 2025 mendapat dukungan dari sejumlah layanan unggulan XLSmart, meliputi XL Satu, XL Prioritas, XL, Axis, dan Smartfren. Dukungan juga turut hadir melalui Sidompul, aplikasi digital yang memfasilitasi mitra penjualan produk XLSmart.

 Selain itu, program ini juga didukung berbagai sektor seperti OMG Beauty dari sektor kecantikan, Hakon Ethnic dan Hadee.id dari sektor food and beverages, yang juga merupakan UMKM Binaan Sisternet. Ada juga Waktu Luang sebagai partner penyedia workshop handicraft.

 Festival ini berlangsung selama dua hari, 17–18 Oktober 2025, di XLSmart Tower, Jakarta Selatan. Acara ini turut dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Republik Indonesia, Arifah Choiri Fauzi, Staf Ahli Bidang Komunikasi dan Media Massa Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Molly Prabawaty, Presiden Direktur & CEO XLSmart, Rajeev Sethi, Director & Chief Regulatory Officer XLSmart, Merza Fachys, Director & Chief Information Technology Officer XLSmart, Yessie D. Yosetya, Director & Chief People Officer XLSmart, Jeremiah Rathadi, dan Entertainer & Sociopreneur, Cinta Laura Kiehl.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024 mencatat bahwa sekitar 64,5% pelaku UMKM di Indonesia adalah perempuan. Mereka tidak hanya berperan sebagai ibu rumah tangga, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi keluarga melalui berbagai usaha kecil dan mikro.

Namun, di balik potensi tersebut, banyak perempuan masih menghadapi keterbatasan akses terhadap edukasi digital, literasi bisnis, dan teknologi pemasaran. Tantangan inilah yang kemudian berusaha dijawab oleh Sisternet.

Dalam sambutannya, Menteri Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Republik Indonesia, Arifah Choiri Fauzi, mengungkapkan apresiasi tinggi kepada XLSmart atas konsistensinya dalam mengembangkan program Sisternet sebagai ruang aman, ruang belajar, dan ruang pemberdayaan bagi jutaan perempuan Indonesia. Inisiatif seperti Sisternet membuktikan bahwa sektor swasta dapat menjadi agen perubahan sosial yang nyata.

Melalui program ini, perempuan tidak hanya memperoleh akses terhadap literasi digital, tetapi juga dukungan untuk mengembangkan kreativitas, kemandirian, dan daya saing di tengah transformasi teknologi yang begitu cepat. Ia juga menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor, antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat adalah kunci dalam mewujudkan kesetaraan digital gender dan memperluas peluang ekonomi bagi perempuan di seluruh Indonesia.

 Lebih lanjut, Arifah Choiri Fauzi juga menekankan bahwa, pemberdayaan ekonomi perempuan merupakan agenda strategis nasional yang harus terus diperkuat di era digital. Data BPS tahun 2024 menunjukkan lebih dari 64 persen pelaku UMKM di Indonesia dikelola oleh perempuan, namun baru sekitar sepertiganya yang telah memanfaatkan teknologi digital.

Potensi besar ini hanya bisa diwujudkan jika perempuan diberi akses yang setara terhadap teknologi, pelatihan, dan jaringan pasar yang inklusif. Melalui Sisternet Festival 2025 ini, kami berharap semakin banyak perempuan yang berani bermimpi, berkarya, dan berkolaborasi untuk membawa perubahan positif bagi bangsa. Karena ketika perempuan berdaya dan anak-anak terlindungi, Indonesia akan melangkah lebih pasti menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Megapolitan
Pemprov Banten Beri Bantuan...

Macet Parah, Ketapang-Banyuwangi Antrean Mengular 12 Kilometer

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Macet Parah, Ketapang-Banyu...
Luar Negeri
Baku Tembak Dua Badan Intel...
Advertisement
Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.