Pemkot Bandung Ajukan Kawasan Konferensi Asia Afrika Jadi Warisan Dunia UNESCO
📅 Sabtu, 18 Okt 2025, 16:50 WIB | Oleh: Ilham SudrajatSimposium ini menghadirkan para pakar dari Kementerian Kebudayaan RI, Kementerian Luar Negeri, akademisi dari berbagai perguruan tinggi, hingga tim ahli cagar budaya tingkat nasional.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta akan membahas empat sesi utama, mulai dari pengakuan warisan budaya dunia hingga strategi pengelolaan tapak sejarah Konferensi Asia Afrika.
Adi menambahkan, hasil simposium akan dirangkum dalam 20 dokumen strategis berisi rekomendasi, notulensi, dan materi presentasi yang akan menjadi dasar pengajuan resmi ke UNESCO.
Selain itu, hasil kegiatan juga akan dipublikasikan secara luas untuk memperkuat diplomasi budaya Bandung di tingkat internasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami berharap upaya ini dapat berjalan sukses dan membawa kawasan Konferensi Asia Afrika menjadi bagian dari warisan dunia UNESCO, sekaligus memperkuat identitas Bandung sebagai kota sejarah dan budaya dunia,” pungkas dia. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!